VIDEO-Pemilik The Lodge Group, Heni Smith Hadirkan 'Tart For Hope' untuk Bantu Industri Pariwisata

"Di awal 2 minggu pandemi ini hadir banyak orang kehilangan harapannya termasuk saya, apalagi saya punya 500 karyawan yang harus..."

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Hadirnya pandemic corona mematikan berbagai industri termasuk pariwisata. Jika biasanya kawasan Maribaya Lembang selalu ramai dikunjungi wisatawan, sekarang menjadi mati total.

Tidak ada lagi keramaian dan acara-acara meriah jelang Idul Fitri di tempat wisata, keadaan pun terasa begitu menyedihkan.

Banyak pihak travel agent dan wisatawan yang kehilangan harapan untuk bisa bertahan karena hadirnya virus corona ini membuat suasana pariwisata sebagai ancaman.

Sebagian orang pun banyak yang harus dirumahkan karena kondisi ini. Sebagai pemilik kawasan The Lodge Group, Heni Smith tidak bisa hanya tinggal diam dan membiarkan melepaskan begitu saja karyawannya.

Di tengah pandemic ini, ia membantu rekan-rekan seperjuangan di bidang pariwisata untuk kembali membangkitkan harapannya.

"Di awal 2 minggu pandemi ini hadir banyak orang kehilangan harapannya termasuk saya, apalagi saya punya 500 karyawan yang harus saya pikirkan. Saya berpikir apa yang bisa saya perbuat untuk membantu," ujar Heni Smith saat ditemui di kantor The Lodge, Jalan Sumur Bandung No 6, Kamis (14/5/2020).

Untuk menyelamatkan karyawan dan teman-teman pariwisata yang terdampak Coovid-19, ia pun membuat 'Tart for Hope' untuk menggalang dana.

Ia mengatakan Tart for Hope ini adalah kue apple pie yang dibuat oleh dirinya, dibuat dari resep sang mertua saat tinggal di England.

"Tart for Hope ini akan dijual dan dana yang terkumpul akan disumbangkan kepada asosiasi pemerhati pariwisata sebanyak 30%," ujarnya.

Selama harus menjalani aktivitas di rumah saja, Heni Smith memiliki banyak waktu untuk memasak dan memasak memang menjadi hobinya.

Dalam penjualan kue ini, Heni mengatakan mulanya ia hanya mencoba membuat 100 kue, namun ternyata setelah sehari launching peminatnya cukup banyak.

"Orang yang mau nyumbang dan berbagi itu ternyata luar biasa yang mulanya hanya 100 langsung melesat menjadi 300. Dalam seminggu kami bisa menjual 700 cake dan jika di total dalam rupiah yaitu sebesar Rp 80 juta," ujarnya antusias.

Keuntungan 30% dari penjualan kue akan disumbangkan untuk pelaku wisata mulai dari tour guide, penjaga tiket dan orang-orang sekitar yang terdampak.

Adanya Tart for Hope ini membuat karyawan The Lodge tidak ada yang dirumahkan. Ia ingin melalui kebersamaan ini menjadi semangat yang bisa dilakukan bersama.

"Semangat ini tidak hanya membantu finansial tetapi juga secara spiritual," ujarnya.

Sebelum Idul Fitri, Tart for Hope menyiapkan 1000 kue apple pie. Harga kue apple tart ini dijual dengan ukuran yang berbeda yaitu diameter 12 cm yaitu Rp 45.000, diamter 16 cm yaitu Rp 65.000, dan diameter 26 cm yaitu Rp 150.000. (*)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Bantu Pelaku Industri Pariwisata yang Kena Dampak Corona, Heni Smith Hadirkan 'Tart For Hope', https://jabar.tribunnews.com/2020/05/14/bantu-pelaku-industri-pariwisata-yang-kena-dampak-corona-heni-smith-hadirkan-tart-for-hope.
Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Seli Andina Miranti
Video Production: Dicky Fadiar Djuhud
Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved