Tukang Sayur Sabet Bank Emok Hingga Dua Jarinya Putus Karena Ditagih Pembayaran Utang Rp 100 Ribu

Tukang sayur itu lantas balik mengambil golok sebelum terjadi perkelahian berujung putusnya dua jari sang bank emok.

Pixabay.com
Ilustrasi debt collector 

TRIBUNJABAR.ID, BEKASI - Kesal ditagih utang yang kurang Rp 100 ribu, pedagang sayur di Kota Bekasi emosi.

Dia emosi setelah bank emok alias rentenir atau penagih utang itu mengambil bambu.

Tukang sayur itu lantas balik mengambil golok sebelum terjadi perkelahian berujung putusnya dua jari sang bank emok.

Dua jari penagih utang bernama Leonardus Saka terputus pada Selasa (12/5/2020).

Peristiwa itu terjadi saat Leonardus Saka menagih utang kepada Agus Surono, pria yang sehari-hari berjualan sayur di Kota Bekasi.

Leonardus ditebas saat menagih utang ke rumah Agus Surono di Jalan Lingkar Bambu, Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi sekira pukul 17.30 WIB.

Saat itu, Leonardus sedang menjalankan tugasnya menagih utang ke rumah Agus Surono.

"Korban lagi nagih utang, cuma mungkin karena pelaku lagi tidak ada uang jadi kesal," kata Kapolsek Bantargebang, Kompol Ali Djoni saat dikonfirmasi, Rabu, (13/5/2020).

Terpancing Istri yang Emosi

Saat itu, Leonardus bertemu dengan istri Agus Surono untuk menagih utang.

Halaman
1234
Editor: Ravianto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved