Tradisi

VIDEO-Alasan Tradisi Maleman Keraton Kasepuhan Cirebon Tetap Dilaksanakan di Tengah Pandemi Covid-19

"Harus dilaksanakan, ada atau tidak ada wabah, ibadah ramadan kan, harus dijalankan, begitu juga tradisi ini," kata Arief...

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Tradisi saji maleman di Keraton Kasepuhan tetap dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19.

Rupanya ada alasan tersendiri mengenai pelaksanaan tradisi maleman di masa pandemi seperti sekarang.

Sultan Sepuh XIV, PRA Arief Natadiningrat, mengatakan, ada atau tidak ada pandemi Covid-19 tradisi maleman tetap harus dilaksanakan.

"Harus dilaksanakan, ada atau tidak ada wabah, ibadah ramadan, kan, harus dijalankan, begitu juga tradisi ini," kata Arief Natadiningrat saat ditemui usai

kegiatan.

Ia mengatakan, pelaksanaan tradisi maleman juga menerapkan protokol pencegahan penyebaran Covid-19.

Di antaranya, tidak melibatkan banyak orang dan mereka yang terlibat juga diharuskan menjaga jarak serta mengenakan masker.

Begitupun iring-iringan yang mengantar gerbong maleman dari Keraton Kasepuhan ke Makam Sunan Gunung Jati di Desa Astana, Kecamatan Gunungjati,

Kabupaten Cirebon.

Lantunan selawat dan puji-pujian terdengar saat lima orang yang disebut Kraman Astana Gunungjati itu berangkat.

Usai memimpin doa, Arief melepas langsung rombongan kraman yang membawa lilin, delepak, dan ukup tersebut.

Mereka berjalan kaki sejauh kira-kira enam kilometer untuk mengantar gerbong maleman dan selama perjalanan mereka tampak melantunkan selawat.

"Lilin, delepak, dan ukup akan dinyalakan di makam Sunan Gunung Jati hingga Sultan Sepuh XIII," ujar Arief Natadiningrat.

Lilin, delepak, dan ukup tersebut dinyalakan setiap malam tanggal ganjil 10 hari terakhir Ramadan dan dimulai malam ini.

Seluruh benda-benda pusaka yang digunakan dalam saji maleman itu telah dicuci dalam tradisi jemasan yang dilaksanakan pada Selasa (12/5/2020). (*)

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Ini Alasan Tradisi Maleman Keraton Kasepuhan Cirebon Tetap Dilaksanakan di Tengah Pandemi Covid-19, https://jabar.tribunnews.com/2020/05/13/ini-alasan-tradisi-maleman-keraton-kasepuhan-cirebon-tetap-dilaksanakan-di-tengah-pandemi-covid-19.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Seli Andina Miranti
Video production: Dicky Fadiar Djuhud
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Dicky Fadiar Djuhud
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved