Tetangga Tak Menyangka Mr Terduga Teroris, Guru Ngaji, Aktif di Masjid dan Guru SMK Swasta
Kesaksian tetangga terduga teroris yang ditangkap Densus 88 Antiteror di Tasikmalaya.
Penulis: Firman Suryaman | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman
TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Sejumlah tetangga Mr (45), terduga teroris, di Kampung Padasuka, Kelurahan Sukamaju Kidul, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, mengaku terkejut atas penangkapan Mr oleh Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri.
Pasalnya Mr tergolong warga yang baik.
Walau sering keluar rumah, tapi lelaki yang jualan kopi dan air mineral ini aktif di masjid, jadi guru ngaji serta mengajar di salah satu SMK swasta di Tasikmalaya.
"Saya tidak menyangka Pak Mr ditangkap polisi. Dia orangnya baik. Suka aktif di masjid dan mengajar ngaji," kata Kokom (60), disela penggeledahan rumah Mr, Rabu (13/5/2020).
Kokom menyebut Mr memang suka keluar rumah. Berangkat pagi dan baru pulang sore.
"Dia jarang bertemu tetangga. Tapi aktif di kegiatan masjid. Salah satunya adalah mengajar mengaji," ujar Kokom.
Ketua RT setempat, Cucu Hermawan, mengungkapkan, Mr sudah sekitar 10 tahun menetap di Kampung Padasuka.
Ia adalah warga asal Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya.
"Kepribadiannya pun baik. Selama ini ia dikenal santun dan selalu aktif di bidang keagamaan terutama di DKM masjid kampung setempat," kata Cucu.
Sebelum ditangkap Densus 88, kata Cucu, MR sempat berada di rumahnya dan bertemu beberapa orang temannya di rumah lainnya di Kelurahan Sukamaju Kaler. Tapi tidak ada gelagat mencurigakan.
"Selama ini, kami tidak pernah melihat orang-orang mencurigakan bertandang ke rumahnya. Pergaulan dengan warga juga biasa. Saya tahu itu karena sering membeli air mineral galon ke rumahnya," ujar Cucu.
• Densus 88 Antiteror Geledah Rumah Terduga Teroris di Tasikmalaya, Temukan Senjata Modifikasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/geledah-rumah-terduga-teroris-tasik.jpg)