Breaking News:

Tembakau Gorila Dilempar ke Dalam Lapas Banceuy, Ditemukan di Antara Dua Menara Pengawas

Penyelundupan barang terlarang terjadi di Lapas Banceuy, Jalan Soekarno-Hatta Bandung pada Selasa

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Ichsan
tribunnews
ilustrasi tembakau gorila 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG - Penyelundupan barang terlarang terjadi di Lapas Banceuy, Jalan Soekarno-Hatta Bandung pada Selasa (12/5/2020). Ini kasus kesekian kali terjadi di Lapas Banceuy dalam sebulan terakhir.

"Betul, ada lagi upaya penyelundupan barang terlarang," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwill Kemenkum HAM Jabar, Abdul Aris di Jalan Jakarta, Rabu (13/5/2020).

Ia mengatakan, barang terlarang yang diselundupkan ke dalam lapas diduga jenis narkotika dan psikotoprika, dibungkus plastik hitam ditemukan di antara pos menara 1 dan 2.

"Setelah dicek isinya 41 gram tembakau gorila. Temuannya langsung dikoordinasikan dengan BNN Kota Bandung," ujar Aris.

Anies Baswedan Blak-blakan Sebut Kemenkes Tidak Transparan Soal Data Pasien Positif Covid-19

Kejadian itu termasuk yang pertama kali kejadian selama Mei. Pada April, empat kali terjadi penyelundupan. Kejadian pertama pada Kamis 16 April. Yakni sabu sebesar 7,9 gram, tiga botol miras dan poinsel Black berry. Barang tersebut dilemparkan seorang pria mengendarai motor ke dalam.

Lalu pada Jumat 17 April 2020. Kali ini, barang yang berusaha diselundupkan berupa ganja sintetis atau gorilla hingga sabu. Temuanya paket narkotika jenis sabu seberat total 25,5 gram.

Dengan rincian 26 paket kecil diduga sabu seberat 11 gram. Dua paket sedang diduga narkotika jenis sabu 14,53 gram. Satu bungkus diduga tembakau gorila dan 10 butir pil riklona.

Sosok Cecep di Preman Pensiun 4 Curi Perhatian, Namanya Abenk Marco, Ini Kisah Awal Dia Bergabung

Ketiga, terjadi pada Senin 20 April. Benda mencurigakan dibungkus plastik hitam, digulung dan dilakban putih. Benda tersebut diduga dilempar dari luar lapas.

Setelah dicek isinya ada 37 butir (obat-obatan) riklona, 19 butir aprazolam, 10 butir lorazepam, dua kertas rokok marsbrand, satu paket diduga ganja dan sebutir pil belum diketahui namanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved