Ruas Jalan di Kabupaten Cirebon yang Ditutup Bertambah, Ini Jaĺan-jalan yang Ditutup

Jumlah ruas Jalan di Kabupaten Cirebon yang ditutup bertambah. Cek selengkapnya di sini.

istimewa
Sejumlah petugas saat bersiaga dalam penutupan Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Kamis (7/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Jumlah ruas jalan yang ditutup di Kabupaten Cirebon selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jawa Barat ditambah.

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon telah menutup Jalan Tuparev, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, setiap pukul 16.00 WIB - 06.00 WIB.

Kabag Humas Pemkab Cirebon, Nanan Abdul Manan, mengatakan, ada lima ruas jalan lainnya yang ditutup selama masa PSBB Jawa Barat.

Namun, menurut dia, setiap harinya penutupan lima jalan itu hanya diberlakukan pada pukul 15.00 WIB - 18.00 WIB.

"Jadi, memang tujuannya untuk mengurangi aktivitas warga saat menjelang berbuka puasa," kata Nanan Abdul Manan kepada Tribuncirebon.com, Rabu (13/5/2020).

Ia mengatakan, ruas jalan yang ditutup di antaranya, Jalan Fatahillah yang menghubungkan Kecamatan Weru dan Sumber, Jalan R Dewi Sartika, serta Jalan Hasanudin, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon.

Selain itu, dua ruas jalan lainnya yang juga ditutup ialah Jalan Palimanan tepatnya di simpang empat Pantura Palimanan dan ruas jalan di Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah.

Nanan menyampaikan, penutupan sejumlah ruas jalan tersebut hanya untuk mengurangi aktivitas masyarakat dan diberlakukan hanya beberapa jam.

"Sesuai Perbup Nomor 24 Tahun 2020 tentang PSBB, sehingga beberapa ruas jalan ditutup agar aktivitas warga di kawasan itu berkurang," ujar Nanan Abdul Manan.

Pihaknya memastikan penutupan sejumlah ruas jalan itupun telah disepakati dengan seluruh instansi yang terlibat dalam rapat Gugus Tugas Covid-19 kabupaten Cirebon.

Menurut dia, penutupan jalan itu dilaksanakan untuk mempercepat penanganan Covid-19 di Kabupaten Cirebon.

Sebab, tingginya aktivitas warga di ruas-ruas jalan tersebut memicu kerumunan warga sehingga rentan terjadi penyebaran virus corona.

"Selama penutupan enam ruas jalan tersebut akan dijaga ketat oleh petugas gabungan dari TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, dan lainnya," kata Nanan Abdul Manan.

Bolehkah Shalat Idulfitri 1441 H/24 Mei 2020 Berjamaah di Lapangan? Ini Jawaban MUI Jawa Barat

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved