Polisi Selidiki Logo LSM di Cianjur yang Disebut Mirip Logo KPK, Sang Ketua Umum Langsung Membantah

Polisi akan menyelidiki terkait adanya logo sebuah LSM di Cianjur yang disebut-sebut ada bagian yang mirip dengan logo KPK

Tribun Jabar/ Ferri Amiril
Ketua dan anggota lembaga swadaya masyarakat komite pencegahan korupsi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto mengatakan, pihaknya akan menyelidiki terkait adanya logo sebuah LSM di Cianjur yang disebut-sebut ada bagian yang mirip dengan logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Saya mendengar kabar tersebut, kami akan menyelidikinya," ujar Kapolres di Cianjur, Rabu (13/5/2020).

Kapolres mengatakan, pihaknya juga akan menyelidiki apakah LSM tersebut sudah merugikan orang lain atau tidak.

"Sejauh ini kami belum menerima laporan, kami juga akan menyelidiki hal tersebut," ujarnya.

Terpisah, Ketua Umum Komite Pencegahan Korupsi (KPK) Jawa Barat, Viar Pratama Syamsudin, membantah jika lembaganya telah mengaku bagian dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI.

"Di sini saya melakukan klarifikasi bahwa Komite Pencegahan Korupsi tidak pernah memgaku-ngaku menjadi bagian dari KPK RI," katanya.

Razia PSBB, Masih Banyak Toko yang Buka di Indramayu, Langsung Diberi Surat Peringatan Pertama

Viar mengatakan, bahwa logo yang digunakanya, tidak ada kesamaan dengan logo KPK RI

"Terkait logo pun juga tidak Ada kemiripan kami memang merah putihnya sama tapi kan ada cekungan provinsi yang mendakan kita berada di wilayah provinsi Jawa Barat," ujarnya.

Menurutnya Komite Pencegahan Korupsi, merupakan lembaga yang sah.

"Kita telah terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM," ujarnya.

TERUNGKAP, Identitas Jasad Perempuan Dililit Sarung di Bogor, Dibunuh Penjual Roti

Ia mengatakan, komite pencegahan korupsi Jawa Barat tupoksinya berdasarkan PP 71 tahun 2000 dan juga PP 43 tahun 2018 tentang tata cara pelaksanaan pemberian penghargaan dan peran serta masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi.

"Saya tegaskan sekali lagi kami tidak pernah mengaku bagian dari KPK RI, jika ada oknum anggota saya yang mengaku-ngaku itu bisa ditindak," katanya.

TERUNGKAP, Identitas Jasad Perempuan Dililit Sarung di Bogor, Dibunuh Penjual Roti

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved