Ketua PKK Sebut Dampak Pandemi Covid-19 Sangat Dirasakan Masyarakat Kabupaten Cirebon

Pandemi Covid-19 tengah melanda berbagai daerah di Indonesia termasuk di Kabupaten Cirebon.

tribuncirebon.com/ahmad imam baehaqi
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi (kiri), saat menyerahkan bantuan beras kepada Tim Penggerak PKK Kabupaten Cirebon di Kantor Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (13/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pandemi Covid-19 tengah melanda berbagai daerah di Indonesia termasuk di Kabupaten Cirebon.

Akibatnya, dampak pandemi itupun tampaknya sangat dirasakan oleh sejumlah warga.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Cirebon, Nunung Rosmini, menyebut dampak pademi Covid-19 sangat dirasakan masyarakat Kabupaten Cirebon.

Begini Tugas Pansus Covid-19 yang Dibentuk DPRD Kota Cirebon

Menurut dia, dampak tersebut bukan hanya terasa di sektor kesehatan, tetapi pada bidang ekonomi juga sehingga banyak aktivitas warga yang terhenti.

"Terutama keluarga miskin dan rentan miskin, mereka cukup kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata Nunung Rosmini saat ditemui usai penyaluran bantuan beras dan dana operasional bagi dapur umum tingkat desa dan kelurahan di Kantor Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Rabu (13/5/2020).

Karenanya, PKK Kabupaten Cirebon menggalakkan kegiatan gerakan nasi bungkus (Gasibu) untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Bahkan, gerakan semacam itu dilakukan seluruh kader PKK di 40 kecamatan se-Kabupaten Cirebon.

Ia mengatakan, upaya semacam itu sebagai salah satu bentuk tanggung jawab PKK dalam situasi seperti sekarang.

"Gasibu ini menjadi upaya nyata kami membantu Pemkab Cirebon menangani dampak pandemi ini," ujar Nunung Rosmini.

Dukung Gasibu, Pemkab Cirebon Salurkan Bantuan 42,4 Ton Beras untuk Dapur Umum Desa dan Kelurahan

Apalagi saat ini dapur umum di tingkat desa dan kelurahan se-Kabupaten Cirebon sudah dibentuk dan mulai menyiapkan nasi bungkus untuk dibagikan kepada warga yang membutuhkan.

Karenanya, pihaknya berharap, keberadaan dapur umum di tingkat desa dan kelurahan itu bisa memenuhi kebutuhan pangan masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

"Agar masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 bisa survive melewati masa-masa sulit ini," kata Nunung Rosmini.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved