Angka Kejahatan Tertinggi Ke-3 di Jabar, Diskominfo Purwakarta Akui Belum Miliki Panic Button

Kabupaten Purwakarta menjadi wilayah ketiga tertinggi tindak kejahatan selama pandemi Covid-19

TRIBUNNEWS.COM
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Kabupaten Purwakarta menjadi wilayah ketiga tertinggi tindak kejahatan selama pandemi Covid-19 berdasarkan data dari Polda Jabar yang menyebut ada lima daerah di Jawa Barat yang laporan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakatnya terbilang tinggi.

Purwakarta masih di bawah Karawang dan Kabupaten Bandung dengan kasus ada 87 kasus. Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika melalui Kepala Bidang Aplikasi Informatika pada Diskominfo Purwakarta, Yus Djunaedi Rusli mengatakan Pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam menangani masalah kejahatan ini memang belum memiliki aplikasi panic button yang masih dalam pengembangan.

"Rencana kami mau berkolaborasi terlebih dahulu dengan CCTV agar nanti kontrol pemerintah di tempat-tempat vital bisa dilakukan sehingga negara hadir di tengah masyarakat," katanya saat dihubungi Tribun Jabar.

Yus menegaskan pihaknya ingin membuat kultur budaya IT sehingga harus betul-betul dengan perencanaan yang matang namun hal itu terkendala oleh situasi dan kondisi saat ini.

Namun, Yus mengaku Pemkab Purwakarta ada aduan berupa nomor call center 112 yang dapat menjadi media dalam menampung seluruh pengaduan dan pelaporan warga.

Tak Asing? Ini Sosok Pemeran Silvia di Preman Pensiun 4, Angelica Simperler Pesinetron Puluhan FTV

"Kalo untuk panic button berupa aplikasi menunggu bersinergi dengan rencana CCTV yang diadakan oleh pemerintah," katanya.

Ketua PKK Sebut Dampak Pandemi Covid-19 Sangat Dirasakan Masyarakat Kabupaten Cirebon

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved