Pastikan Parsel Lebaran Tidak Kedaluwarsa, Penjual Persilakan Konsumen Periksa Tanggalnya Langsung

Untuk pastikan isi parsel tidak kedaluwarsa, April (34), pengusaha parsel Lebaran di Jalan Banteng, mempersilakan konsumen memeriksa tanggal kedaluwar

Istimewa
Gerai Parcel di Jalan Banteng. 

TRIBUNJABAR.ID - Untuk pastikan isi parsel tidak kedaluwarsa, April (34), pengusaha parsel Lebaran di Jalan Banteng, mempersilakan konsumen memeriksa tanggal kedaluwarsanya langsung.

Isi parsel yang dijual April ada yang kategori makanan, nonmakanan, dan campuran keduanya. Namun, katanya, yang lebih banyak makanan.

April, pengusaha parsel di Jalan Banteng, menjual parsel mulai dari Ro 125.000 - 1.500.000. Isinya, katanya, makanan dan pecah belah.

"Yang laku biasanya yang isinya campuran makanan dan pecah belah. Harganya bisa mencapai Rp 1.000.000," kata April kepada Tribun melalui WhatsApp, Kamis (7/5/2020).

Untuk bahan-bahannya, April pesan langsung ke distributor. Dia juga menjamin barangnya tidak kedaluwarsa.

Menurutnya, dia selalu mengecek barang-barang yang akan dipakai. Konsumen juga, katanya, bisa mengecek langsung tanggal kedaluwarsanya.

April tak banyak mempekerjakan karyawannya ketika masuk Ramadan karena parselnya tinggal dipajang. April harus mempersiapkan barang-barangnya dua minggu sebelum Ramadan.

"Parselnya dikerjakan oleh 3-4 orang cukup. Kalau mengemas sudah beres. Sekarang tinggal pajang saja," katanya.

Lima Tahun Jualan Parsel Lebaran

Yudi Afianto (39), pemilik Pratama Parcel, mengaku sudah lima tahun bejualan parsel Lebaran setiap Ramadan.

Dia biasanya memajang parselnya di gerai di Jalan Karapitan.

Halaman
1234
Editor: Januar Pribadi Hamel
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved