Kasus DBD Kota Tasikmalaya Meningkat 30 Persen Dalam Tempo Sebulan, 6 Orang Meninggal

Kasus DBD Kota Tasikmalaya meningkat 30 persen dalam tempo sebulan terakhir.

DOKUMENTASI KOMPAS
Waspada Nyamuk Demam Berdarah. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Warga Kota Tasikmalaya diimbau mewaspadai serangan pengakit DBD.

Dari pertengahan April hingga saat ini terjadi lonjakan kasus.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Suryaningsih, Selasa (12/5/2020), mengatakan, pada pertengahan April jumlah kasus DBD masih sebanyak 251 kasus.

"Dalam kurun waktu hampir sebulan, atau sampai tanggal 10 Mei, tercatat jumlah serangan mencapai 343 kasus. Terjadi kenaikan mencapai 30 persen," kata Suryaningsih.

Dari jumlah itu enam orang di antaranya meninggal dunia. Korban dibawa ke rumah sakit, rata-rata kondisinya sudah drop dengan jumlah trombosit terjun bebas dari jumlah normal 150.000 trombosit per microliter.

Kasus DBD hampir merata di semua kecamatan di Kota Tasikmalaya.

Namun, kasus kematian baru ditemukan di wilayah Kecamatan Kawalu dan Purbaratu.

"Dengan adanya peningkatan kasus ini, warga diharapkan waspada. Terutama melakukan pencegahan dengan selalu berupaya memberantas sarang nyamuk," ujar Suryaningsih.

Yakni menguras bak kamar mandi, mengubur wadah-wadah yang tidak terpakai, serta menutup bejana yang berisi air.

Daftar PNS, TNI, dan Polri yang Mendapat dan Tidak Dapat THR, Cair pada Jumat

Penulis: Firman Suryaman
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved