BBPOM Sudah Cek 20 Lokasi di Bandung Jelang Idulfitri, Temukan 11 Sarana Tidak Sesuai

BBPOM Bandung tengah proses mendatangi pasar, supermarket, ritel, hingga distributor menjelang Hari Raya Idulfitri.

Penulis: Ery Chandra | Editor: Giri
ISTIMEWA
Petugas Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung melakukan uji laboratorium di lapangan sampel dari pusat perbelanjaan, Selasa (12/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung tengah proses mendatangi pasar, supermarket, ritel, hingga distributor menjelang Hari Raya Idulfitri

Kepala BBPOM Bandung, Hardaningsih, mengatakan kegiatan dilakukan saat bulan puasa ini. Meski saat ini ada pembatasan sosial berskala besar (PSBB), namun kegiatan tetap berlangsung.

"Hari ini kami lakukan pengawasan olahan berkemasan, penjualan pangan di supermarket, ritel dan distributor. Sampai minggu kelima ini di 20 lokasi," ujar Hardaningsih saat dihubungi Tribun melalui ponselnya, Selasa (12/5/2020).

Hari Ini 7 Orang Dinyatakan Positif Covid-19 di Kota Cimahi, Padahal Sempat Tidak Ada Penambahan

Menurutnya, hingga kini telah ditemukan setidaknya 11 sarana yang tak sesuai ketentuan berlaku. Semisal, pangan rusak, kedaluwarsa, dan label tidak memenuhi persyaratan.

Mekanisme PPDB Jabar 2020, Semakin Banyak Kuota Maka Radius Jarak Makin Jauh

"Kami tindak lanjut memberi pembinaan dan peringatan agar tidak mengedarkan pakanan tersebut," katanya.

Selain itu, dia bilang di beberapa pasar tradisional di Kota Bandung akan dipasang spanduk hingga sosialisasi kepada komunitas pasar.

Tambah Lima, Tujuh Jalan Utama Pusat Kota Indramayu Ditutup Secara Terbatas

Saat meninjau lokasi, BBPOM bekerja sama dengan dinas-dinas terkait. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved