Ratusan Pedagang dan Pengelola Pasar Panorama Lembang Jalani Rapid Test, Ini Hasilnya
Ratusan pedagang dan pengelola Pasar Panorama Lembang melakukan rapid test, begini hasilnya
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, LEMBANG - Sebanyak 183 pedagang pasar dan pengelola Pasar Panorama Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjalani rapid test Covid-19 secara massal, Senin (11/5/2020).
Hal tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini serta langkah antisipasi dalam memutus penyebaran Covid-19 di lingkungan pasar tradisional, terutama yang berada di wilayah Kecamatan Lembang.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) KBB, Ricky Riadi mengatakan, dari total 183 orang itu, 160 orang di antaranya merupakan pedagang di Pasar Panorama Lembang.
"Hari ini total ada 183 orang yang dijadwalkan mengikuti rapid test. Terdiri dari 160 pedagang pasar dan sisanya merupakan pegawai UPT Pasar dan manajemen pengelola pasar," ujarnya di sela pelaksanaan rapid test.
Menurutnya, rapid test itu diprioritaskan untuk pedagang sembako dengan jumlah total mencapai 1.800 pedagang karena mereka banyak bersentuhan dengan pengunjung pasar.
"Untuk sementara rapid test baru di Pasar Panorama. Kalau pasar tradisional yang lainnya masih menunggu perkembangan situasi dan kondisi," katanya.
Bupati Bandung Barat Aa Umbara mengatakan, pasar tradisional di KBB menjadi salah satu tempat di mana masih banyak terdapat kerumuman orang, termasuk Pasar Panorama Lembang, sehingga pedagang dan pengelola perlu dilakukan rapid test.
"Ini untuk memastikan dan memutus rantai penyebaran Covid-19 di pasar. Sebab pasar adalah salah satu ruang publik yang menjadi perhatian kami dalam memerangi virus ini," katanya.
Aa Umbara mengatakan, dari hasil rapid test yang dilakukan kepada pedagang pasar itu hasilnya negatif.
Artinya, Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap dua ini mengalami perbaikan jika dibandingkan dengan PSBB pertama.
"Pedagang dan pembeli sudah menggunakan masker. Berarti pemahaman kesehatan dari masyarakat semakin meningkat," ucap Aa Umbara.
Kendati demikian, pihaknya mengakui hingga saat ini masih terjadi pelanggaran terutama yang berkaitan dengan physical distancing.
Namun, mereka sudah mulai sadar dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19.
• Dilaksanakan Secara Online, Simak Komposisi dan Tanggal Tahapan PPDB Jawa Barat Tahun Ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pasar-panorama-lembang-rapid-test.jpg)