Ada Kasus Injak Al-Quran, MUI Kabupaten Tasikmalaya Minta Warga Tetap Tenang

Sekretaris MUI Kabupaten Tasikmalaya, KH Edeng ZA, meminta warga tenang tidak terpancing emosi,

tribunjabar/firman suryaman
Kapolres Tasikmalaya, AKBP Hendria Lesmana, didampingi Kasatreskrim, AKP Siswo De Cuellar Tarigan, merilis penangkapan dua tersangka kasus penginjakan Al Quran di Kecamatan Mangunreja, di Mapolres, Minggu (10/5 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Sekretaris MUI Kabupaten Tasikmalaya, KH Edeng ZA, meminta warga tenang tidak terpancing emosi, menyusul adanya kasus injak Al-Quran di Desa Salebu, Kecamatan Mangunreja.

"Saya meminta warga tetap tenang, karena pelaku sudah ditangkap polisi. Selain itu pelaku juga sama-sama muslim," kata Edeng, Minggu (10/5) sore.

Diberitakan sebelumnya, Polres Tasikmalaya Kota menangkap dua warga Desa Salebu terkait kasus injak Al Quran. Yaitu HM (30) terangka yang menginjak Al-Quran serta ZN (24) penyebar video kejadian tersebut.

Resepsi Pernikahan Dilarang, Pengelola Wedding Organizer Pun Banting Setir Jualan Baju Online

"Kasus tersebut berawal dari tudingan warga terhadap HM telah mencuri sebuah HP saat warga tengah bermusyawarah. HM bersikukuh menepis tudingan warga dan siap disumpah di bawah Al-Quran," kata Kapolres Tasikmalaya, AKBP Hendria Lesmana.

Tak Punya Kaki Sejak Lahir, Begini Firasat Sang Ibu Sebelum Melahirkan Pemuda Tangguh Itu

Namun entah kenapa, saat prosesi sumpah berjalan HM malah menginjak Al Quran, sambil mengucap sumpah tidak mengambil HP.

Kejadian itu direkam ZN kemudian disebarkan ke media sosial hingga viral. ZN berdalih sengaja menyebar video tersebut untuk menghukum pelaku secara sosial.

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved