VIDEO PSBB Hari Keempat di Palabuhanratu Sukabumi, Aktivitas Warga Masih Terlihat Normal

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Parsial Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memasuki hari ke empat, Sabtu (9/5/2020).

Laporan Kontributor Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Parsial Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, memasuki hari ke empat, Sabtu (9/5/2020).

Diketahui PSBB Parsial Kabupaten Sukabumi dilaksanakan di 14 Kecamatan. Salah satunya di Ibukota Kabupaten, yaitu Kecamatan Palabuhanratu.

Dari pantauan Tribunjabar.id, di hari ke empat ini aktifitas warga di Palabuhanratu masih terlihat seperti biasa, sebelum PSBB diberlakukan. Arus lalu lintas di Jalan Siliwangi pun masih terlihat seperti biasa.

Bahkan, sore hari, para pedagang takjil di Jalan Siliwangi pun masih terlihat berdempetan, tidak melakukan jaga jarak.

Menanggapi kondisi tersebut, Camat Palabuhanratu Ahmad Samsul Bahri mengatakan, pihaknya selalu melakukan sosialisasi dan memberikan imbauan kepada warga.

"Kita dari kemarin sudah menerjunkan tim sosialisasi yang dipimpin langsung pak Sekmat, Pol PP, Damkar dan unsur lainnya. Himbauan kita laksanakan termasuk penggunaan masker pagi penjual dan mengupayakan barang dagangan makanan langsung itu pakai penjepit," ujarnya.

Menurutnya, masih ada warga yang belum mematuhi imbauan dari sosialisasi yang dilakukan oleh pihaknya mengenai PSBB.

"Kita terus berupaya mengingatkan, namun ya itu tadi masih ada masyarakat yang faktor kemauannya atau tidak sejauh ini belum kita beri tindakan tegas karena masih bersifat persuasif," ucapnya.

Selama pedagang dan masyarakat ada itikad baik, lanjut Ahmad, pihaknya tetap akan lakukan tindakan persuasif.

Selain itu, apabila kedapatan warga membandel, pihaknya juga siap menindak tegas.

"Selama ada masyarakat dan pedagang ada itikad baik tetap kita lakukan persuasif, kalau masih ada yang membandel, ngeyel itu tugas rekan kita Pol PP nanti yang bisa memberikan pengarahan lebih jauh atau pembinaan, karena tugas kita gugus Covid lebih kepada arah imbauan, persuasif mengingatkan yang memiliki kewenangan penindakan itu gugus tugas kabupaten," terangnya.

"Kita tetep mengingatkan kalau perlu kita di dampingi Pol PP kabupaten baik dalam  pengaturan jalan dan lainnya," tegasnya.

Ahmad juga mengimbau, warga untuk tidak keluar rumah apabila tidak ada kepentingan mendesak.

"Kita mengimbau kepada warga masyarakat kalau tidak ada kepentingan mendesak lebih baik diam di rumah, kalaupun mendesak keluar pergunakan masker, cuci tangan dan penggunaan hand sanitizer," pungkasnya.* (M Rizal Jalaludin)

Penulis: M Rizal Jalaludin
Video Editor: Wahyudi Utomo

Penulis: M RIZAL JALALUDIN
Editor: yudix
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved