PSBB di Jabar

Tiga Catatan Penting Selama 4 Hari PSBB di Cianjur, Insentif Tenaga Medis Jadi Sorotan

Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Cianjur Susilawati SH MKP memberikan tiga catatan penting selama empat hari pelaksanaan PSBB

Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Pemeriksaan kendaraan di perbatasan jalur Cianjur-Sukabumi, Selasa (5/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Cianjur Susilawati SH MKP memberikan tiga catatan penting selama empat hari pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) di Cianjur.

Menurutnya ada poin penting dalam mensukseskan jalannya PSBB yang harus segera dilaksanakan oleh semua pihak dengan cara bergotong-royong.

"Tiga hal yang perlu jadi perhatian pertama soal kesehatan, dengan realokasi anggaran maka pemerintah harus memastikan terpenuhinya alat pelindung diri di setiap rumah sakit rujukan dan juga insentif bagi para tenaga medisnya," ujar Susi melalui sambungan telepon, Sabtu (9/5/2020).

PDP Baru 5 Hari di Cianjur Meninggal Dunia, Datang dari Banten, Total 14 PDP Meninggal Dunia

Menurutnya jangan sampai ada lagi kabar bahwa tenaga medis harus pontang-panting untuk memenuhi kebutuhan hidupnya di sampingbia harus menjadi garda terdepan dari penanggulangan covid-19.

Hal kedua yang disoroti oleh Susi adalah soal ketersediaan makanan atau sembako bagi rakyat.

"Dengan realokasi anggaran yang sudah dilakukan harus juga dipastikan ketersediaan bahan pokok bagi rakyat agar rakyat patuh terhadap anjuran pemerintah dan srmua stake holder bergerak cepat dalam tahap ini," katanya.

Ia mengatakan, poin ketiganya adalah permasalahan keamanan rakyat harus tetap terjamin keamanannya ketika diterapkan kebijakan PSBB ini.

"Jangan ada kejahatan atau tindakan kriminal yang terjadi di sekitar, tentu dalam penerapkan kebijakan-kebijakan tersebut dibutuhkan koordinasi antar stakeholder dan juga yang terpenting ketegasan dari pemerintah dan kedisiplinan warganya," katanya.

Menurutnya, soal masalah kesehatan ini bukan hanya APD tapi juga ventilator, Cianjur sendiri punya berapa saat ini.

"Intinya mendukung kebijakan PSBB, tetapi dalam implementasi kebijakan tersebut harus betul-betul penerapannya baik pemerintah ataupun masyarakatnya, intinya harus bergotong royong," katanya.(fam)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved