Seri Kedua Celestian Tales

Gim Buatan Bandung Ini Digandrungi Pemain Mancanegara

Celestian Tales:Old North ini berhasil menarik perhatian lebih dari 25.000 pemain dari Eropa dan AS

agate.id

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Celestian Tales: Realms Beyond gim Japanese role-playing game (JRPG) buatan Agate yang dirilis 7 Mei 2020 sudah dapat dimainkan melalui Steam, GOG, dan Humble.

Baik Steam, Good Old Games (GOG), maupun Humble adalah platform distribusi digital untuk personal computer (PC) gaming.

Menurut rilis yang diterima Tribun Jabar, Jumat (8/5/2020). Gim JRPG asal Indonesia ini bekerja sama dengan Digital Tribe Games sebagai penerbit gim.

Celestian Tales: Realms Beyond merupakan seri kedua dari Celestian Tales: Old North yang telah dirilis pada 2015.

Agate, di bawah PT Agate International, adalah perusahaan dan studio pengembang gim yang didirikan pada 2009 dan berbasis di Bandung. PT Agate International memiliki dua bisnis utama, yakni pengembangan gim di bawah Agate dan pengembangan gamification serta solusi pembelajaran di bawah Agate Level Up.

Selama sebelas tahun perjalanan, Agate telah memiliki ratusan kru, 300 judul gim yang menjangkau lebih dari lima juta pemain di seluruh dunia, serta lebih dari 20 penghargaan baik dari dalam maupun luar negeri.

Celestian Tales: Old North berhasil menarik perhatian lebih dari 25.000 pemain. Gim JRPG asal Indonesia ini digandrungi pemain dari Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis.

Sama seperti seri pertamanya, Celestian Tales: Realms Beyond rilis di seluruh dunia dan bekerja sama dengan Digital Tribe Games.

Pada seri Celestian Tales: Realms Beyond, pemain dapat memilih karakter dari enam kesatria yang tergabung sebagai Companions of House Levant, yaitu Aria Geraldine, Lucienne Leroux, Isaac Goldenlake, Ylianne, Cammile Ryne, dan Reynard de la Foret

Misi utama para ksatria ini adalah melindungi pemimpin mereka dari ancaman musuh. Uniknya, musuh yang dilawan terkadang merupakan orang-orang terdekat pemimpin di dalam cerita tersebut.

Pada gim ini, pemain akan diminta mengambil keputusan yang kelak membawa pemain ke percabangan cerita. Pemain diminta tetap waspada karena tentu terdapat tantangan yang menunggu di setiap percabangan cerita yang dipilih.

Pemain juga akan ditantang untuk mengatur strategi permainan dalam pengaturan tim, penggunaan kostum pada karakter, dan juga pertarungan. Dalam gim JPRG ini, pertarungan dilakukan dengan sistem turn-based, atau pertarungan yang dilakukan secara bergantian.

Penulis: Adityas Annas Azhari
Editor: Adityas Annas Azhari
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved