Futsal Jabar

Futsal Jawa Barat Harus Raih Medali Emas PON 2021

Adi berharap Asosiasi Futsal Provinsi Jawa Barat (AFP), yang pengurusnya dilantik Januari 2020, membuat program pembinaan di masa PSBB

futsalindonesia.org
Timnas Futsal Indonesia 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -  Asisten pelatih tim futsal Jawa Barat untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) Adi Sofyadi Sulaeman mengatakan wabah virus korona berdampak besar terhadap pembinaan olahraga di Jawa Barat. Namun Andi berharap pembinaan futsal di Jawa Barat tidak terganggu korona.

"Dampak korona sangat besar terutama terhadap pembinaan atlet, terutama setelah ada imbauan pemerintah agar masyarakat stay at home atau tetap di rumah untuk memutus mata rantai Covid-19. Namun, bukan berarti kegiatan pembinaan olahraga di Jawa Barat termasuk Futsal terhenti dan menunggu wabah Covid-19 berakhir," ujar Adi, di Bandung, Jumat (8/5).

Adi mengatakan pembinaan futsal di Jawa barat termasuk salah satu yang terbaik di Tanah Air. Buktinya, kata Adi, Jawa Barat menjadi provinsi penyumbang pemain terbanyak timnas futsal Indonesia.

"Di Timnas Futsal AFF Futsal 2019 yang berlaga di Vietnam, enam pemain di antaranya adalah pemain dari Jawa Barat,” kata Adi.

Di Timnas Futsal Indonesia untuk AFF 2019 yang ditukangi pelatih asal Jepang Kensu Takahashi itu, ujar Adi, ada Andrew, Subhan, Ikbal, Rio, Firman dan Xavier. Mereka adalah pemain-pemain futsal Jabar yang berlaga di PON 2012 PON 2016. Rio, Firman, dan Xavier bahkan jadi andalan Jabar untuk berlaga di PON 2021, di Papua.

Jadwal Imsakiyah Kota Bandung Sabtu, 9 Mei 2020, Lengkap dengan Jadwal Daerah Lain se-Bandung Raya

Erwin Ramdani, Pelapis yang Punya Peran Krusial di Dua Laga Persib Bandung

"Ada pembatasan sosial berskala besar di wilayah Jawa Barat membuat ruang gerak masyarakat semakin terbatas. Ini juga mengakibatkan para atlet futsal tidak bisa berlatih bersama. Atlet harus berlatih secara mandiri di rumah dengan segala keterbatasan," ujarnya.

Menurut Adi, harus ada solusi agar pembinaan futsal tetap berjalan di masa PSBB. Adi berharap Asosiasi Futsal Provinsi Jawa Barat (AFP), yang pengurusnya dilantik Januari 2020, membuat program pembinaan di masa PSBB bersama asosiasi yang ada di kota dan kabupaten seluruh Jabar.

"Terutama membantu para pelatih membuat program yang baik bagi atlet yang berlatih mandiri di rumah. Dengan begitu, pembinaan tetap terus berjalan," kata pelatih tTim Tutsal Porda Kota Bandung ini.

Adi juga berharap pembinaa futsal di Jawa Barat tidak terhenti akibat wabah korona. Apalagi sebagai peraih medali emas pada PON 2016, tim futsal Jawa Barat menghadapi tantangan yang tak besar di pada PON XX/2021, di Papua. Adi mengatakan di PON 2021 tim futsal Jabar harus merebut medali emas.

"Penggiat futsal di Jawa Barat tidak boleh larut oleh keadaan seperti sekarang (wabah korona) sehingga tidak ada upaya untuk menjalankan pembinaan. Selain itu AFP Jabar juga harus menyiapkan program yang tepat pasca-wabah Covid-19. Program yang dibuat khususnya untuk meningkatkan kembali gairah pembinaan futsal di Jawa Barat," kata mantan pelatih tim liga pro Futsal Kota Bandung ini.

Adi juga meminta pelatih sebagai ujung tombak pembinaan untuk senantiasa berpikir positif agar atlet fokus dan selalu termotivasi berlatih mandiri di rumah dengan segala keterbatasan.

Penulis: Deni Ahmad Fajar
Editor: Deni Ahmad Fajar
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved