Breaking News:

Catat, Ini Waktu Terbaik dan Tips Melihat Supermoon Hari Ini, Dijuluki Flower Moon, Terakhir di 2020

Peneliti Sains Antariksa LAPAN Bandung, Dr Johan Muhammad mengatakan, Supermoon kali ini menjadi yang terakhir di 2020.

Pixabay
Ilustrasi Supermoon, Rabu (8/4/2020). 

Adapun Supermoon yang terjadi pada 8 April disebutkan penampakannya menjadi yang terbesar dari dua jadwal lainnya.

"Dari tiga kejadian Supermoon ini, yang terbesar nanti (8 April, red) malam," ujarnya.

Seperti yang dijelaskan Hendra, Supermoon itu terjadi karena posisi bulan akan melintasi titik terdekatnya dengan bumi.

"Bulan berada dekat dengan Bumi, itu Supermoon. Kan (Bulan) ada jarak dekat, jarak jauh, karena Bumi itu kan bentuknya elips. Nah kalau elips kan seperti telur. Kalau telur itu, dari tengah ada yang jauh ada yang dekat," katanya.

Dalam informasi yang dibagikan akun Instagram BMKG, dijelaskan pula bahwa bulan tak hanya terlihat lebih besar, tapi juga lebih terang.

Waspada Fenomena Supermoon Malam Ini, Pesisir Utara Jawa Barat Masuk Peringatan BMKG

"Saat purnama perige terjadi, ukuran bulan menjadi lebih besar dari saat purnama apoge.

Demikian juga kecerlangannya akan lebih cerlang dibandingkan saat purnama apoge."

Disebutkan pula, saat Supermoon terjadi ukuran bulan akan 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang.

Waktu bulan purnama terjadi pada pukul 09.34 WIB.

Kemudian, puncaknya bulan akan berada di titik perige atau terdekatnya dengan bumi pada pukul 01.08 WIB.

"Sebenarnya malam itu sudah mulai kelihatan besar, karena dia sedang mendekati ke arah Perige. Dan puncaknya di jam 01.08 WIB tengah malam," kata Hendra dalam berita Kompas.com.

Penulis: Yongky Yulius
Editor: Hilda Rubiah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved