Wabah Virus Corona
63 Pegawai Pabrik Rokok Sampoerna Positif Covid-19, Merokok Dapat Tertular Corona? Ini Kata Dokter
Benarkah merokoh bisa tertular virus corona atau terinfeksi Covid-19? 63 pegawai perusahaan rokok Samperna positif terinfeksi virus corona.
Sementara itu, Ketua Tim Riset CoV & Formulasi Vaksin Professor Nidom Foundation (PNF), Prof. DR. C. A. Nidom mengatakan, ada tiga faktor yang menyebutkan rokok tidak dapat sebagai tempat tumbuh virus Covid-19.
"Pertama, rokok sebagai benda, ya, mengikuti kaidah umum bahwa virus ini bisa berada di luar tubuh (udara) 2-5 jam. Tapi, biasanya rokok dari pabrik berada dalam gudang beberapa saat, di situ tentunya kalau ada virus ya sudah mati," ujar Nidom saat dihubungi terpisah oleh Kompas.com pada Rabu (6/5/2020).
Kedua, faktor lain yakni bahan rokok atau tembakau baik berasal dari tanaman atau kertas, tidak dapat sebagai tempat tumbuh virus corona jenis baru atau SARS-CoV-2.
Terakhir, Nidom menyampaikan, rokok dapat menjadi faktor penular virus corona jika rokok tersebut dipakai dengan cara "sharing" atau berbagi.
Terkait hal itu, guru besar di Universitas Airlangga (Unair) ini menyarankan, lokasi pabrik tetap dilakukan desinfeksi, baik di lokasi pembuatan atau di gudang dan truk pengangkut rokok. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "63 Pegawai Sampoerna Positif Covid-19, Bisakah Virus Corona Menular Melalui Rokok?",
Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul 63 Karyawan Rokok Positif Corona, Benarkah Virus Bisa Tertular Melalui Rokok? Penjelasan Dokter, https://makassar.tribunnews.com/2020/05/06/63-karyawan-sampoerna-positif-corona-benarkah-virus-bisa-tertular-melalui-rokok-penjelasan-dokter?page=all.
Editor: Ansar