PSBB di Jabar

PSBB di Kota Tasikmalaya Dikawal 500 Personel Gabungan, Siap Tindak Tegas Pelanggar PSBB

Budi menegaskan, tolok ukur keberhasilan penerapan PSBB yaitu tidak adanya penambahan kasus Covid-19, terutama pasien terkonfirmasi positif.

tribunjabar/firman suryaman
Kepadatan lalu-lintas terjadi di Jalan Veteran, Kota Tasikmalaya, Selasa (5/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Sekitar 500 personel gabungan TNI, Polri, BPBD, Petugas Kesehatan, Satpol PP dan Dishub akan mengawal pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang dimulai Rabu (6/5) ini.

Personil gabungan ini dibuat berkelompok-kelompok dan ditempatkan di 45 pos penjagaan yang tersebar di seluruh wilayah kota. Mereka akan bertugas selama penerapan PSBB 14 hari.

"Kami sangat berharap pelaksanaan PSBB berhasil. Makanya kami all out di semua faktor pendukung termasuk petugasnya," kata Wali Kota Tasikmalaya, di Bale Kota, Rabu (6/5) pagi.

Budi menegaskan, tolok ukur keberhasilan penerapan PSBB yaitu tidak adanya penambahan kasus Covid-19, terutama pasien terkonfirmasi positif.

"Petugas di lapangan akan bertindak tegas jika ada masyarakat yang berupaya melanggar aturan PSBB yang telah ditetapkan pemerintah," ujar Budi.

Jika ada kerumunan lebih dari lima orang, misalnya, langsung dibubarkan petugas. Apalagi jika sampai ada momen kegiatan sosial kemasyarakatan, petugas akan bertindak tegas.

"Saya memahami, banyak yang akan terganggu dari PSBB ini. Kegiatan ekonomi, sosial, agama, semua terganggu. Tapi kalau kita ingin mengakhiri semua ini, mari bersama-sama menumbuhkan kesadaran kolektif," ujar Budi.

Data terakhir oerkembangan kasus Covid di Kota Tasikmalaya, pasien positif Covid-19 masih 31 orang. Sebanyak 11 pasien dinyatakan sembuh, 17 masih dalam perawatan, dan tiga meninggal dunia. ( firman suryaman)

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved