Penjelasan PLN Depok Soal Pemutusah Listrik Pelanggan di Wilayah PLN Bojong Gede Depok

PLN memberikan penjelasan terkait isu pmutusan pelanggan di daerah Depok Jawa Barat, Rabu 6 Mei 2020.

istimewa
ILUSTRASI: Jariangan listrik PLN. 

TRIBUNJABAR.ID, DEPOK - PLN memberikan penjelasan terkait isu pmutusan pelanggan di daerah Depok Jawa Barat.

Pihak PLN, melalui humas, menjelaskan, pelanggan dengan sebuah rumah di Depok, tepatnya di wilayah PLN Bojong Gede, atas nama Asmani,  dalam kondisi kosong/tidak ditinggali dan tagihan listriknya selama 3 bulan sejumlah 363.140 rupiah belum dilunasi.

Berikut penjelasan lengkap dari pihak Humas PLN  Depok soal isu pemutusan pelanggan di Depok Jawa Barat:

Pada saat petugas datang ke lokasi di tanggal 5 Mei 2020 untuk menyampaikan tunggakan diterima oleh kerabat/keluarga yaitu Ibu Okta dan suaminya, yang kebetulan tinggal di depan rumah pelanggan yang menunggak, karena tidak ada pembayaran sehingga kwh meter di rumah pelanggan diputus.

Hari Pertama PSBB, Positif Covid-19 di Kabupaten Sukabumi Tambah Satu

Pada hari ini tanggal 6 Mei 2020, PLN Bojong Gede telah berhasil menemui Ibu Okta dan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami serta memberikan penjelasan tentang kosekuensi terlambat pembayaran 3 bulan.

Dari pertemuan tersebut Ibu Okta memberikan respon baik dan telah memahami kondisi yang terjadi, Ibu Okta menyampaikan akan menyelesaikan.

Tagihan pada Hari Jumat, 08 Mei 2020 ke Kantor PLN Bojong Gede. lebih jauh lagi ibu Okta menyampaikan tidak mengetahui terkait video yang viral di twitter belakangan ini. PLN Depok juga berjanji akan tetap memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan di masa pandemi Covid-19 ini.

VIDEO Kisah Pilu Nenek Ugi di Cimahi, Tujuh Tahun Lalu Ditabrak Sepeda Motor dan Terseret lima Meter

Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved