Kronologis Polisi di Tasikmalaya Ungkap Penggelapan 7 Mobil Pribadi

Asal mula pengungkapan penggelapan tujuh mobil pribadi di Tasikmalaya.

Tribun Jabar/ Firman Suryaman
Wakapolres Tasikmalaya, Kompol Rita Suwadi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Ditangkapnya DR (41), penipu dan penggelapan tujuh unit mobil pribadi, berawal dari pengaduan salah seorang korban, Apong Sutarwan (35), warga Desa Singasari, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

Saat melapor ke Polres Tasikmalaya, Senin (27/4/2020), Apong menuturkan, ia kedatangan BR yang hendak menyewa mobil Xenia miliknya, Jumat (6/3/2020).

"Bilangnya mau menyewa selama seminggu. Tapi setelah seminggu, mobil tidak dikembalikan, dengan alasan ini-itu. Karena sudah beberapa kali mau diambil tak berhasil, saya akhirnya lapor," kata Apong, di Mapolres, Selasa (5/5/2020).

Apong pun bernasib mujur. Mobil miliknya termasuk dari tujuh barang bukti mobil yang disita dari DR.

Hari itu juga ia bisa mengambil miliknya.

Sementara jajaran Satreskrim yang menerima laporan korban, langsung bergerak setelah menghimpun keterangan dari saksi korban serta saksi lainnya.

"Kami langsung melacak keberadaan DR, dan dalam tempo beberapa hari tersangka berhasil kami tangkap," kata Kasatreskrim Polres Tasikmalaya, AKP Siswo De Cuellar Tarigan, di Mapolres, Selasa (5/5).

Yang mengejutkan, kata Siswo, tidak hanya mobil korban Apong yang terlacak. Tapi juga ada enam mobil lainnya, hasil kejahatan DR dengan modus yang sama yaitu tipu dan gelap.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatann, DR kini ditahan di sel Mapolres. Dia terancam pasal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan dan penggelapan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Penciuman Tajam Polisi Bikin Kawanan Pencuri Domba di Ciamis Tak Berkutik, Warga Cirebon Penadahnya

Penulis: Firman Suryaman
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved