Persib Bandung

Inilah Deretan Pemain Kakak-Adik yang Pernah Membela Persib Bandung, Saat Ini Ada Zola-Beckham

Dalam dunia sepak bola banyak ditemui pemain yang memiliki hubungan saudara kakak-beradik baik itu satu tim atau satu negara.

Penulis: Syarif Pulloh Anwari | Editor: Giri
Kolase Kompas.com dan TribunSolo.com
Duo kakak beradik di Persib Bandung, Gian Zola dan Beckham Putra 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dalam dunia sepak bola banyak ditemui pemain yang memiliki hubungan saudara kakak-beradik baik itu satu tim atau satu negara.

Tak terkecuali Persib Bandung.

Saat ini, ada Gian Zola dan Beckham putra yang berstatus saudara sedarah. Mereka sudah berada dalam satu tim sejak Liga 1 2019, ketika Beckham dipromosikan ke tim senior.

Yadi Mulyadi
Yadi Mulyadi (Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha)

Sebelumnya, dikutip dari laman resmi Persib, ada nama pemain Persib Bandung lain yang memiliki hubungan kakak-beradik. Di era tahun 90-an, tepatnya tahun 1993-1995, Persib memiliki dua pemain belakang tangguh kakak-beradik. Mereka adalah Yadi Mulyadi dan Dudi Sobandi. Yadi saat ini masih aktif sebagai pelatih Persib U-20.

ROBBY DARWIS
ROBBY DARWIS (Deni Denaswara)

Di waktu yang hampir bersamaan, Persib juga memiliki duet Robby dan Roy Darwis. Keduanya bersama di skuat Pangeran Biru, sejak 1994 hingga 1997.

Sejarah mencatat, Robby sebagai pemain dengan sumbangan trofi terbanyak untuk Persib. Kini, Robby menangani PSKC Cimahi di Liga 2 2020.

Budiman
Budiman (Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha)

Selain itu ada juga duet Budiman dan Deden Suparhan yang pernah bermain untuk Persib pada 2002. Sebelumnya, Budiman sempat memperkuat Bandung Raya, Persikab Kabupaten Bandung, dan Persija Jakarta.

Seperti Yadi, Budiman masih aktif di Persib dengan menjabat sebagai asisten pelatih.

Sebelumnya, ia juga sukses membawa Persib U-19 juara Liga 1 U-19 pada tahun 2018.

Jauh sebelumnya, Persib juga pernah diperkuat Hengky-Pitje Timisela saat menjuarai Kejurnas PSSI 1961 dan Risnandar-Giantoro di pengujung dekade 1970. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved