Virus Corona di Jabar
Hasil Rapid Test, 106 Warga KBB Terindikasi Positif Covid-19, Mereka Bukan dari Klaster Lembang
Sebanyak 106 warga Kabupaten Bandung Barat ( KBB) terindikasi positif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test saat pemberlakuan PSBB
Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Dedy Herdiana
Laporan wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin
TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Sebanyak 106 warga Kabupaten Bandung Barat ( KBB) terindikasi positif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test saat pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB) pada 23 April hingga 5 Mei 2020.
Total warga yang mengikuti rapid test selama PSBB itu jumlahnya mencapai 3.177 orang di 13 desa, tujuh kecamatan yang memberlakukan PSBB parsial di wilayah KBB.
Juru Bicara (Jubir) Covid-19 KBB, Agus Ganjar mengatakan, ratusan warga yang menunjukan hasil reaktif tersebut mayoritas terpapar dari luar klaster Lembang, tetapi warga yang melakukan perjalanan datang atau pulang dari luar daerah.
• Dugaan Penyalahgunaan Anggaran, Penyaluran Sembako Ayam Busuk di KBB Diselidiki Polisi
"Jumlah 106 (reaktif) dan ada beberapa tenaga medis yang dinyatakan reaktif terhadap hasil rapid tes tersebut," ujarnya di Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung Barat, Rabu (4/6/2020).
Ia mengatakan, untuk memastikan hasil dari rapid test tersebut pihaknya masih menunggu hasil swab test dan hasilnya akan diketahui setelah satu pekan kedepan.
"Pada Senin tanggal 4 sudah di tes swab. Sisanya yang belum di tes swab itu sebanyak 50 orang," katanya.
Agus mengatakan, untuk tenaga medis yang reaktif merupakan petugas yang bertugas dari tiga Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan satu Puskesmas yang ada di Kabupaten Bandung Barat.
"Walaupun hasil tes rapid menunjukan reaktif, tapi itu belum tentu positif Covid-19. Hasil yang lebih akurat yakni melalui swab/PCR," kata Agus.
Terkait tes masif lanjutan, kata Agus, tes tersebut akan dilaksanakan jika memang ada tambahan desa yang memberlakukan PSBB parsial yang berasal dari tujuh kecamatan tersebut.
"Tes masif bisa dilakukan lagi di tempat yang dinilai rentan penyebaran virus Covid-19. Jika memang desanya bertambah, tentunya tes masif pun akan dilakukan," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/anggota-dprd-kbb-saat-melakukan-rapid-test.jpg)