PSBB di Kota Tasikmalaya, Mobil untuk 7 Orang Hanya Boleh Ditumpangi 4 Orang

Memasuki masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Tasikmalaya, jumlah penumpang mobil

tribunjabar/firman suryaman
Kepadatan lalu-lintas terjadi di Jalan Veteran, Kota Tasikmalaya, Selasa (5/5/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Memasuki masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Tasikmalaya, jumlah penumpang mobil pribadi termasuk yang akan dibatasi.

Mobil dengan kapasitas empat orang hanya boleh dinaiki tiga orang termasuk sopir. Sementara mobil dengan kapasitas tujuh orang maksimal dinaiki empat orang.

"Kemudian angkutan umum seperti angkot, hanya boleh membawa penumpang maksimal 50 persen atau setengah dari kapasitasnya," kata Wali Kota Tasikmalaya, Budi Budiman, yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, di Bale Kota, Selasa (5/5/2020).

Sepeda motor juga dibatasi satu orang yaitu hanya untuk pengendara. Terkecuali ada hubungan keluarga dekat, seperti pasangan suami istri.

Ini Enam Poin PSBB Menurut Ketua DPRD Kota Cirebon, Masyarakat Diminta Mematuhinya

"Ojek pangkalan dan ojek online juga hanya boleh membawa barang. Kalau diperbolehkan berdua, itu melanggar prinsip phyicical distancing yang sejak awal didengungkan," ujar Budi.

Sementara Pemkot juga mengeluarkan kebijakan bolehnya mobil angkutan barang masih bisa beroperasi.

"Mobil angkutan umum yang masih boleh beroperasi yaitu khusus angkutan sembako, material infrastruktur, obat-obatan dan alkes serta peralatan militer," ujar Budi.

Kalau kebijakan tersebut dilanggar, tambah Budi, akan dikenai sanksi. Mulai dari teguran hingga tindakan tilang.

PSBB se-Jabar Diberlakukan Besok, Jalur Mudik dan Jalan Tikus Jangan Sampai Bocor

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved