PSBB di Jabar

Ini Sejumlah Aturan saat PSBB di Kuningan, Ada Pembatasan Jam Operasional Pasar dan Aktivitas Warga

Ada sejumlah aturan yang harus diektahui masyarakat Kuningan jelang PSBB besok. Ada pembatasan jam operasional pasar.

Editor: Kisdiantoro
TRIBUN CIREBON/AHMAD RIPAI
POLISI memeriksa pengemudi kendaraan yang akan masuk Kabupaten Kuningan, Rabu (29/4/2020). 

Laporan Kontributor Kuningan, Ahmad Ripai

TRIBUNJABAR.ID,KUNINGAN – Empat hari sebelum Perayaan Idul Fitri 1441 Hijriyah, masa pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) gugur alias habis.

”Mudah – mudahan kita bisa merayakan lebaran nih,” ungkap Agus Mauludin sekaligus juru bicara Tim Crisis Centre Percepatan Penanganan Covid 19 kuningan, saat di temui diruangan setempat, Selasa (5/05/2020).

Penentuan PSBB ini mulai diberlakukan dari tanggal 6 – 19 Mei 2020.

Menu Berbuka Bupati Kuningan, Makan Bubur Kacang dan Gorengan, Begini Saja Nikmat

“Penerapan ini dari masa inkubasi setelah 14 hari waktu lalu,” katanya.

Atas nama pemerintah dan pelaksanaan tugas.”Kami mohon maaf, karena ini jelas membuat tidak nyaman,”ungkapnya.

Untuk pembahasan penerapan PSBB kini sudah memasuki babak final. “Kemudian ada beberapa aturan dalam pemberlakukan saat PSBB berlangsung,” katanya.

Pemberlakukan itu, seperti jam aktivitas di sejumlah pasar tradisional. “Mulai dari jam 12 malam sampai jam 12 siang,” katanya.

Di luar jam aktivitas pasar tradisional, lanjut Agus mengatakan, ketentuan berlaku dari mulai jam 8 pagi hingga jam 4 sore. ”Jam aktivitas ini berlaku untuk semua kalangan masyarakat, berikut kusir delman yang biasa beroperasi harus tidak ada,” ujarnya.

Pemkab Cirebon Agendakan Patroli Rutin Selama Masa PSBB Jawa Barat

Alasan lain, kata dia, hal ini sebagai pelaksanaan Pergub (Peraturan Gubernur, red) dalam pemberlakukan PSBB serentak di lakasanakan di tiap Kota / Kabupaten, hal ini tentu mengadopsi kearifan lokal.

“Apalagi PSBB ini pengembangan dari kebijakan KWP (karantina wilayah parsial, red),”ungkapnya.
Komitmen petugas covid19, kata Agus, tidak luput untuk melakukan penyemprotan cairan disinfektan.

“Terutama kepada pengendara, hal ini dilakukan di wilayah perbatasan atau di pos cek point,” ujarnya.
Kemudian untuk kendaraan yang biasa berlalu lalang, kata Agus, akan mendapat perhatian pemberlakuan sesuai dengan standar penanganan Protokol Covid 19.

“Seperti pengendara roda empat maupun roda dua, wajib menggunakan masker. Terutama pengendara motor harus memakai sarung tangan,” ujarnya.

Tidak hanya itu, kata Agus, aturan saat PSBB dalam berkendara harus memperhatikan terhadap muatan atau tumpangan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved