Bertahan dari Gempuran Virus Corona, Pengusaha Konfeksi Gamis di Soreang Andalkan WhatsApp

Pengusaha konfeksi gamis asal Soreang Candra Mulyana (35) berusaha bertahan di tengah gempuran virus korona dengan menjual lewat WhatsApp

Istimewa
KEMAS BARANG - Karyawan brand Makani Syar'i mengemas gamis yang akan dikirim ke Surabaya di Jalan Alfathu, Kampung Peundeuy, Desa Soreang, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (1/5). 

Pengusaha konfeksi gamis asal Soreang Candra Mulyana (35) berusaha bertahan di tengah gempuran virus korona dengan menjual lewat WhatsApp

TRIBUNJABAR.ID - Pengusaha konfeksi gamis Candra Mulyana (35) merasa menjelang Lebaran tahun ini sangat berbeda.

Orderan, yang biasanya sudah banyak datang ketika Ramadan, kali ini menipis. Jumlahnya berbeda dengan orderan Lebaran sebelumnya. Pandemi virus corona mengubah segalanya.

"Tahun ini menjelang Lebaran orderan sangat menurun dibandingkan tahun 2019. Mungkin pendapatan masyarakat juga menurun karena pandemi," kata Candra, pemilik brand Makani Syar'i, kepada Tribun melalui WhatsApp, Kamis (30/4).

Candra adalah pengusaha gamis di Kampung Pendeuy, Desa Soreang, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung.

Soreang adalah kawasan yang terkenal dengan pengusaha konfeksi, termasuk juga pengusaha gamis. Pengusaha konfeksinya tersebar di beberapa desa.

Candra sangat menyadari daya beli masyarakat kini tengah menurun.
"Jangankan untuk beli baju, untuk sehari-hari buat makan saja sepertinya banyak yang masih kekurangan, apalagi gamis yang saya produksi untuk kalangan menengah ke bawah," katanya.

Untungnya Candra sudah memiliki langganan tersendiri.

Dia sebagian besar mengirim baju-bajunya ke luar daerah, seperti Makassar, Lampung, Pekanbaru, Balikpapan, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Sangat Layak Dicontoh, Para Pelaku Sablon dan Konveksi di Indramayu Bagikan Masker di Jalan

Perajin Tas Ciheulang, Modal Nekat Buka Usaha Konfeksi, Ada Juga yang Maklun Dulu ke Pabrik Tas

Cari Akal Agar Produksi Tetap Berjalan, Konfeksi Gesit Bikin Topi Operasi Saat Virus Corona Mewabah

Untuk mengakali seretnya orderan, Candra berjualan melalui WhatsApp. Candra melakukannya sendiri, tanpa menggunakan reseller.

Halaman
123
Editor: Januar Pribadi Hamel
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved