Dua Pasien ODP Meninggal, Polres Cianjur Ajak Warga Bersalawat di Rumah Jelang PSBB

Data untuk yang terkonfirmasi positif Covid 19 sebanyak empat orang. Pasien dalam pengawasan 31 orang, dan pasien dalam pemantauan berjumlah 235 orang

Istimewa
Peta zona Covid-19 di Cianjur 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Sebanyak dua orang pasien dengan pemantauan ( ODP) meninggal dunia dan menambah jumlah pasien meninggal total PDP dan ODP menjadi 10 orang di Cianjur.

Hal tersebut dikatakan oleh Juru Bicara Koordinasi dan Komunikasi Covid-19 Cianjur, dr Yusman Faisal, Senin (4/5/2020).

Data untuk yang terkonfirmasi positif Covid 19 sebanyak empat orang. Pasien dalam pengawasan 31 orang, dan pasien dalam pemantauan berjumlah 235 orang.

Pemkot Bandung Akan Akhiri Masa PSBB, Pengamat Minta Poin-poin Kerhasilannya Diumumkan

Yusman mengatakan, sebaran zona merah untuk Kabupaten Cianjur ada empat kecamatan yakni Cianjur, Cugenang, Karangtengah, dan Cijati.

Setelah diputuskan Kabupaten Cianjur akan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) secara parsial di 18 kecamatan mulai Rabu (6/5/2020), PSBB parsial ini karena banyak kecamatan di wilayah Cianjur statusnya masih zona hijau.

Sebanyak 16 kecamatan berada di wilayah utara yakni, Kecamatan Cipanas, Cianjur, Karangtengah, Pacet, Ciranjang, Cilaku, Cugenang, Haurwangi, Sukaresmi, Cikalongkulon, Sukaluyu, Warungkondang, Gekbrong, Cibeber, Bojongpicung, dan Mande. Sedangkan dua kecamatan lainnya berada di wilayah Cianjur selatan, yakni Cidaun dan Agrabinta.

Pasien Positif Aktif Covid-19 di Kota Cimahi Bertambah Lagi

Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi Priyanto juga turut mengajak tokoh agama di Kabupaten cianjur untuk mengimbau masyarakat bersalawat dan berdoa di rumah agar virus Covid-19 segera menghilang di Indonesia.

“Kami juga mengajak para ulama di Kabupaten Cianjur agar masyarakat cianjur menyerukan salawat dan berdoa di rumah,” ujar Kapolres Minggu (3/5/2020).

Polres Cianjur sudah melakukan berbagai langkah-langkah layaknya PSBB. Di antaranya, penyekatan di wilayah perbatasan, penyemprotan disinfektan, penyaluran sembako, dan penyekatan jalan protokol.(fam)

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved