Breaking News:

Dampak Covid-19, dari 226 Pelaku Ekonomi Kreatif di KBB Hanya 7 yang Bertahan

Sebanyak 226 pelaku Ekonomi Kreatif (Ekraf) yang tergabung dalam Forum Ekonomi Kreatif Kabupaten Bandung Barat

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Tribunjabar/Nandri Prilatama
Kantor Pemda Kabupaten Bandung Barat 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, NGAMPRAH - Sebanyak 226 pelaku Ekonomi Kreatif (Ekraf) yang tergabung dalam Forum Ekonomi Kreatif Kabupaten Bandung Barat (FEKRAF KBB) saat ini sudah terdampak pandemi Covid-19.

Para pelaku ekraf yang paling terdampak itu, terutama mereka yang berasimilasi dengan sejumlah objek wisata di KBB karena sejak beberapa bulan yang lalu obyek wisata sudah ditutup.

Ketua Harian FEKRAF KBB, Teja Sukmana, mengatakan, dari 226 pelaku ekraf yang terdata, hanya tujuh pelaku ekraf saja yang masih bertahan dan tidak terdampak ditengah pandemi Covid-19.

"Pelaku ekonomi kreatif yang tidak merasa terdampak pendemi ini adalah mereka yang berada di sektor fesyen," ujar Teja, belum lama ini.

Jumlah Kasus Covid-19 di Kota Bandung Saat Ini, Tidak Menurun tapi Kenaikannya Tidak Melonjak

Hal tersebut, kata dia, karena akhirnya mereka mengalihkan produksinya pada masker dan alat pelindung diri, serta mereka yang berjualan produk kuliner secara online.

Sementara untuk Ekraf yang sudah terdampak, lajut dia, sebanyak 49 persen pekerja terpaksa harus dirumahkan, terutama yang berjalan berdampingan dengan sektor pariwisata.

"Ekraf yang berdampingan dengan sektor Pariwisata dihantam habis-habisan. Aktivitas perekonomian pada dua bidang ini nyaris terdampak hingga seluruhnya," katanya.

Menyikapi kondisi tersebut, FEKRAF KBB selaku forum legal bagi para pelaku ekraf, pun melakukan penggalangan dana untuk membantu mereka yang terdampak akibat adanya pandemi Covid-19 yang dimulai sejak 28 April 2020.

"Para penerima donasi pada tahap pertama ini adalah para pelaku di sektor pariwisata dan juga pelaku ekonomi kreatif yang diwakili oleh sektor fotografi, seni pertunjukkan, kriya, dan kuliner," ucap Teja.

Polisi Imbau Korban Begal di Jalan Andir Bandung Melapor, Agar Pelaku Segera Terungkap

Ketua FEKRAF KBB, Agung Suryana mengatakan kegiatan penggalangan dana bagi para pelaku ekraf yang terdampak ini akan terus dilakukan hingga berakhirnya masa pandemi Covid-19.

"Salah satu caranya, dengan melakukan lelang hasil karya para seniman asal KBB melalui akun resmi FEKRAF KBB, yakni @fekrafkbb," katanya.

Ia mengatakan, produk ekraf yang dilelang itu mulai dari sendal ukir, produk bambu hingga lukisan seniman Almarhum Barli, yang nantinya hasil lelang serta donasi akan disalurkan kepada pelaku ekraf terdampak.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved