BPJS Kesehatan Soreang Ajak Masyarakat Urus Kepesertaan Cukup Di Rumah Saja
Di tengah penerapan physical distancing di beberapa wilayah di Indonesia, membuat pemerintah menganjurkan masyarakat untuk tetap berada di rumah
Soreang, TRIBUNJABAR.ID – Di tengah penerapan physical distancing di beberapa wilayah di Indonesia, membuat pemerintah menganjurkan masyarakat untuk tetap berada di rumah. Hal tersebut sebagai salah satu langkah untuk memutus penyebaran virus corona di Indonesia. Menindaklanjuti kebijakan yang dibuat pemerintah pusat, kini BPJS Kesehatan juga turut mulai menerapkan pelayanan yang dapat diakses oleh masyarakat tanpa harus datang ke kantor cabang.
Berbagai kanal layanan disediakan BPJS Kesehatan bagi peserta JKN-KIS yang tidak perlu lagi harus ke kantor. Kini seluruh peserta JKN-KIS dapat mengaksesnya hany dengan di rumah saja dengan menggunakan aplikasi Mobile JKN yang dapat di download di Play Store bagi pengguna android, dan App Store bagi pengguna IOS. Selain itu ada Chat Assitant JKN (CHIKA) dan Voice Assistant JKN (VIKA). Chika merupakan pelayanan informasi dan pengaduan melalui chatting yang direspon oleh Artificial Intelligence/ Sistem. Saat ini Chika bisa diakses melaui https://facebook.com//BPJSKesehatanRI/, lalu Telegram https://t.me/BPJSKes_bot dan whatsapp di nomor 08118750400. Vika merupakan pelayanan informasi menggunakan mesin penjawab untuk mengecek status tagihan dan status kepesertaan JKN-KIS melalui BPJS Kesehatan Care Center di 1500 400.
Penerapan layanan digital dalam penyelenggaraan Program JKN-KIS mendapat apresiasi positif dari Ida Farida (42). Ditemui oleh Jamkesnews saat dirinya berkunjung ke kantor cabang, Ida mengaku baru mengetahui layanan tersebut setelah diarahkan oleh petugas keamanan BPJS Kesehatan Cabang Soreang sebelum memasuki gedung. Ia mengaku langsung diarahhkan untuk mengunduh aplikasi tersebut dan memasangnya di smartphone miliknya.
“Saya baru download aplikasi Mobile JKN, dan ternyata sangat berguna sekali, apalagi pada saat wabah corona ini, baiknya di rumah aja untuk urus-urus BPJS-nya, tidak harus ke kantor,” ucap Ida, Kamis (16/04).
Selain itu, Ida juga mencoba layanan terbaru yang dihadirkan BPJS Kesehatan melalui layanan CHIKA dan VIKA. Menurutnya, dengan mengakses layanan tersebut sudah cukup untuk menjawab kebutuhan peserta JKN-KIS tanpa harus datang ke kantor. Mudahnya akses dan cepatnya respon yang diberikan pun membuat dirinya yakin kebutuhan kepesertaan JKN-KIS nya hanya dengan di rumah saja.
“Saya coba chat ke Chika, langsung fast respon, saya ketik cek status peserta, lalu saya diminta untuk masukan nomor peserta BPJS Kesehatan atau nomor KTP (NIK), selanjutnya tulis tanggal lahir, kemudian muncul status kepesertaannya, waahh sangat praktis, lalu saya ditawarkan pilihan yang lain untuk cek tagihan iuran dan beberapa menu lainnya,” ujar Ida.
Di akhir pertemuannya, Ida mengepresiasi langkah yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan untuk terus memberikan kemudahan akses kepada seluruh peserta JKN-KIS. Ia juga berharap dengan layanan yang dihadirkan, agar terus mengurangi risiko menyebarnya virus corona yang selama ini terus bertambah di Indonesia. (BS/ir)