PCNU Kabupaten Cirebon Fasilitasi Pesantren untuk Live Streaming Pengajian Pasaran Ramadan

PCNU Kabupaten Cirebon telah memfasilitasi pesantren untuk melakukan pengajian pasaran Ramadan secara live streaming.

Tribun Jabar/Ahmad Imam Baehaqi
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi (keempat kanan), saat secara simbolis menyerahkan bantuan peralatan live streaming kepada ke PCNU Kabupaten Cirebon di Kantor Bupati Cirebon, Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (20/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - PCNU Kabupaten Cirebon telah memfasilitasi pesantren untuk melakukan pengajian pasaran Ramadan secara live streaming.

Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Cirebon, KH Aziz Hakim Syaerozie, mengatakan, pengurus pesantren juga telah diikutsertakan pelatihan live streaming.

Menurut dia, pelatihan itu diselenggarakan LTN PCNU Kabupaten Cirebon dan menghadirkan pemateri dari kalangan profesional.

Pemkab Cirebon Bantu Peralatan Live Streaming Pesantren untuk Pengajian Pasaran Ramadan

"Karena memang banyak yang masih belum paham mengenai live streaming ini," kata KH Aziz Hakim Syaerozie usai menerima bantuan peralatan live streaming dari Pemkab Cirebon di Kantor Bupati Cirebon, Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (20/4/2020).

Dalam kesempatan itu, Bupati Cirebon, Imron Rosyadi menyerahkan secara simbolis peralatan live streaming itu kepada PCNU Kabupaten Cirebon.

Menurut Aziz, peralatan live streaming itu akan didistribusikan ke pesantren yang menggelar pengajian pasaran Ramadan dan menyiarkannya secara langsung melalui media sosial.

Pihaknya pun menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Cirebon dan bank bjb yang telah membantu pengadaan peralaran live streaming tersebut.

"Pak Bupati berinisiarif agar pengajian pasaran tetap terlaksana di tengah pandemi Covid-19, dan didapat inovasi untuk live streaming," ujar KH Aziz Hakim Syaerozie.

Menurut dia, langkah bupati sangat tepat, karena pesantren sebagai lembaga pendidikan keagamaan juga harus tetap berjalan aktivitas transfer ilmunya kepada para santri.

PT KAI Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Warga Kota Cirebon

Padahal, pesantren tidak seperti sekolah umum yang memiliki Dana Operasional Sekolah (BOS) yang bisa digeser untuk operasional pembelajaran online.

Selain itu, sebelum Ramadan tiba seluruh santri telah dipulangkan sesuai imbauan PBNU untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Pesantren juga perlu seperti lembaga pendidikan formal, sehingga peralatan live streaming ini membuat para santri bisa mengikuti pengajian dari rumah," kata KH Aziz Hakim Syaerozie.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved