Liga Inggris Bakal Digelar Juni Tanpa Penonton, Pemerintah Inggris Akan Bertemu 20 Klub Papan Atas
Pemerintah Inggris telah membuat kerangka kerja untuk menyelesaikan Liga Inggris. Rencananya pemerintah dan 20 klub papan atas bakal bertemu pada Juma
TRIBUNJABAR.ID - Pemerintah Inggris telah membuat kerangka kerja untuk menyelesaikan Liga Inggris. Rencananya pemerintah dan 20 klub papan atas bakal bertemu pada Jumat (1/5/2020) untuk membahasnya.
Pemerintah Inggris mendorong Liga Inggris bakal digelar pada Juni. Namun, syaratnya, setiap pertandingan digelar tanpa penonton.
Dalam kerangka kerja itu disebutkan, awal Mei ini para pemain kembali berlatih dalam program individual.
Kemudian pelatihan tim disarankan dilakukan pada minggu terakhir bulan Mei.
Untuk menyelasaikan pertandingan yang tersisa, dalam rangka kerja tersebut, disebutkan bakal digelar pada awal minggu kedua bulan Juni.
Disebutkan juga tes massal yang harus dilakukan dibiayai oleh operatot Liga Inggris.
Pada pertandingan nanti, pemerintah harus dilibatkan untuk dukungan stadion, termasuk medis dan polisi.
Namun, pemerintah menyebut kembalinya Liga Inggris tergantung pada perkembangan pandemi virus corona di seluruh Inggris. Juga, disebutkan, tergantung pada pengurangan tingkat kematian secara signifikan.
Mirror mengemukakanmasih ada hal yang harus dibicarakan dengan klub. Ternyata klub masih tertarik untuk menyelesaikan pertandingan di stadion mereka, bukan di tempat netral.
Namum, Mirror menyebutkan, beberapa prinsip utama telah disepakati, termasuk program menjaga pemain tetap aman. Program tersebut merupakan tes yang akan melibatkan semua personel dalam pertandingan dalam periode tiga kali seminggu.
• Mauricio Pochettino dan Rafael Benitez Dibidik Calon Pemilik Baru Newcastle United yang Asal Arab
• Paulo Dybala Masih dalam Perawatan Intensif, Dites 4 Kali Masih Positif Terpapar Virus Corona
• Marouane Fellaini, Muslim Pertama Jadi Kapten Manchester United, Ayahnya Sempat Jadi Sopir Bus
Mantan bintang Manchester United dan pakar BT Rio Ferdinand mengatakan: “Kita harus mengikuti apa yang dikatakan Pemerintah. Apa pun cara mereka melihatnya, kita harus menghargai itu.
“Seperti periode isolasi dan penguncian, kami sangat menghormati itu, mendengarkan pedoman dan tetap dengan itu dan saya pikir dunia sepak bola harus sama.
"(Kita perlu) diatur oleh kekuatan yang ada, yang membuat keputusan berdasarkan kesehatan bangsa dan para pemain juga." (mirror.co.uk)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/liga-inggris-2019-20-merah.jpg)