Minggu, 19 April 2026

Sudah Didata Tapi Tak Dapat Bantuan, 62 Warga Sukasenang Banyuresmi Akhirnya Dibantu Polres Garut

Warga di Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut mendapatkan bantuan sembako

Penulis: Firman Wijaksana | Editor: Ichsan
tribunjabar/firman wijaksana
Sudah Didata Tapi Tak Dapat Bantuan, 62 Warga Sukasenang Banyuresmi Akhirnya Dibantu Polres Garut 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Warga di Desa Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut mendapatkan bantuan sembako dari Polres Garut. Puluhan warga tersebut tak masuk dalam data penerima bantuan.

Saat mengantre bantuan, banyak warga yang berusia lanjut. Untuk berjalan, sejumlah warga lansia harus dibopong petugas.

Kapolres Garut, AKBP Dede Yudy Ferdiansah, mengatakan, di Desa Sukasenang terdapat 62 warga yang saat diverifikasi tak masuk dalam daftar penerima bantuan. Padahal puluhan warga itu merupakan warga kurang mampu.

"Kami lakukan penyisiran dan pendataan dibantu Danramil dan Kapolsek. Hasilnya di Sukasenang ini ada 62 warga yang tak dapat bantuan. Padahal sangat layak menerima," ujar Dede, Rabu (29/4/2020).

Update Corona Hingga Sore Ini, Jumlah Kasus Hampir Menyentuh 10 Ribu Orang, Pasien Sembuh 1.300

Ia bersama Dandim 0611/Garut lalu mengumpulkan bantuan untuk warga yang kekurangan. Pihaknya bersinergi agar warga yang tak mendapat bantuan, bisa menerima seperti warga lainnya.

"Sinergi dengan TNI, sama-sama kalau asa yang kurang saling bantu. Jangan sampai warga tak kebagian," katanya.

Jika saling membantu, semua warga yang kekurangan pasti akan menerima bantuan. Dede menargetkan, semua wilayah yang kekurangan bisa mendapat bantuan.

"Nanti kami cari lagi dan sisir jika ada yang belum dapat (bantuan sembako). Semua kecamatan di Garut akan didata. Mudah-mudahan yang lain sudah. Kalau masih ada, akan kami lakukan lagi (pemberian bantuan)," ujarnya.

Dua Warga Purwakarta Ini Merasa Tak Berhak Dapat Bantuan Gubernur, Diberikan ke yang Membutuhkan

Kepala Desa Sukasenang, Iwan Ridwan, menyebut, ke 62 warga tersebut sudah didata pihaknya. Namun, mereka malah tak mendapat bantuan. Padahal sangat layak untuk menerima bantuan dari pemerintah.

"Saya juga tidak tahu kenapa malah enggak dapat. Padahal masuk kategori tidak mampu," ucap Iwan.

Ia bersyukur, ke 62 warga bisa mendapat bantuan dari Polres Garut. Kecemburuan sosial dari sesama warga bisa diredam dengan pemberian bantuan ini.

"Sebelumnya pasti ada saling curiga dan sirik. Kok ini dapat, yang itu tidak. Alhamdulillah, sekarang bisa dapat semua," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved