PSBB di Bandung Raya
Sekda: Selama PSBB Tren Penularan Covid-19 di Kota Bandung Belum Turun
Ema: selama PSBB tren penularan Covid-19 di Kota Bandung belum menurun.
Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Enam hari penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Bandung, eskalasi penyebaran virus corona belum mengalami penurunan.
Berdasarkan data pusat informasi Covid-19 Kota Bandung (Pusicov) pada hari pertama PSBB, Rabu 22 April 2020 pukul 15.00 WIB, terdata jumlah orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 2.992, dalam proses 469 dan 2.523 selesai.
Pasien dalam pengawasan (PDP) 433, masih dirawat 233, pulang dan sehat 210 serta kasus positif 155, dirawat 111, sembuh 18 dan 26 meninggal.
Di hari ke enam PSBB, tercatat total ODP 3.333 orang, dalam proses 462 orang, selesai 2.871 orang, kemudian PDP 567 orang, masih dirawat 275 orang, selesai 292 orang, positif 220 orang, dirawat 172 orang, sembuh 20 orang, meninggal 28 orang.
Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna mengakui jika jumlah warga yang masuk kategori ODP, PDP dan positif belum mengalami penurunan.
Apalagi, selama PSBB ini Pemkot Bandung sedang gencar melakukan rapid test.
"Tidak pernah sekalipun turun, jadi naik terus apalagi nanti kami sedang berposes rapid test, sedang dilakukan sebanyak empat ribu lebih, kemudian di sana pun sudah ada yang positif 371 orang, tapi kan itu harus di swab dulu, kita tunggu, saya harapkan semuanya negatif, tapi kalau dari rapid angkanya seperti itu," ujar Ema, di Balai Kota Bandung, Selasa (28/4/2020).
Menurut Ema, PSBB itu bukan jalanan di Kota Bandung menjadi sepi atau masih ramai, tapi adanya penurunan penyebaran virus corona.
Idealnya, kata Ema, selesainya PSBB, dapat diikuti dengan menurunnya tren penularan Covid-19.
"Nah, perilakunya kita diam di rumah, bekerja dan beribadah di rumah, kalau pun ada yang beraktivitas itu harus yang benar-benar dikecualikan," katanya.
• JADWAL PENCAIRAN THR untuk PNS, Anggota TNI/Polri, Pensiunan Juga Kebagian, Ini Besar Uang Diterima!
