Minggu, 19 April 2026

Peradi Bandung Berikan Layanan Grastis, Masyarakat Bisa Konsultasi Mengenai Ini

Roely berharap keberadaan Posko Covid-19 Peradi Bandung ini dapat memberikan manfaat, khususnya masyarakat sekitar yang terdampak Covid-19.

Penulis: Cipta Permana | Editor: Giri
Tribun Jabar/Cipta Permana
Wakil Ketua DPC Peradi Bandung, Jutex Bongso, menyerahkan paket sembako kepada masyarakat yang terdampak wabah Covid-19 di Posko Covid-19 Peradi Bandung, Jalan Terusan Jakarta, Kota Bandung, Selasa (28/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Cipta Permana 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Bandung membuka layanan konsultasi gratis untuk membantu masyarakat dalam mengatasi permasalahan hukum yang timbul akibat pandemi virus tersebut. Layanan gratis itu diberikan sebagai bentuk kepedulian di tengah wabah Covid-19

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Peradi Bandung, Roely Panggabean, mengatakan bahwa upaya tersebut merupakan satu bentuk bantuan pihaknya dalam membantu penanggulangan dampak Covid-19 yang dihadapi oleh masyarakat. Seperti terkait pemutusan hubungan kerja (PHK) hingga restrukturisasi utang.

Menurutnya, masyarakat bisa mendapatkan konsultasi gratis tersebut secara online dan akan ditangani langsung anggota Peradi Bandung di Posko Peduli Covid-19 Peradi Bandung.
Posko layanan peduli Covid-19 ini pun akan berlangsung hingga 21 Mei 2020.

"Jadi konsultasi gratis via online terkait permasalahan hukum yang timbul akibat Covid-19 ini sebagai salah satu bentuk kepedulian seluruh anggota Peradi Bandung," ujarnya di sela pembagian paket sembako di Posko Covid-19 Peradi Bandung, Jalan Terusan Jakarta, Kota Bandung, Selasa (28/4/2020).

Roely berharap keberadaan Posko Covid-19 Peradi Bandung ini dapat memberikan manfaat, khususnya masyarakat sekitar yang terdampak Covid-19.

"Selama sebulan ke depan, kami juga terus evaluasi agar kamibisa membantu masyarakat," ujar Roely.

Mengenai pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Bandung Raya, Roely mengimbau agar masyarakat tidak terlalu panik dalam menghadapi kondisi anjuran pemerintah sebagai upaya memutus mata rantai Covid-19. Oleh karena itu, Ia meminta agar semua masyarakat dapat memahami standar prosedur operasional PSBB tersebut.

"Kami juga terus sosialisasikan protokol Covid-19 ini kepada internal kami, kemudian kepada masyarakat. Minimal mereka paham SOP-nya. Jadi, jangan terlalu ketakutan. Kita perlu waspada, tapi jangan terlalu paranoid," ucapnya.

Polresta Cirebon Sebar Ratusan Paket Sembako ke Warga yang Belum Terkaver Bantuan Pemerintah

Lepas dari Persib Bandung, Ini Tiga Pemain Asing yang Kesulitan Dapat Tim Baru

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Peradi Bandung, Jutex Bongso. Dia mengatakan, selain memberikan layanan konsultasi hukum secara gratis, pihaknya juga menyiapkan ribuan paket bantuan sembako, serta sejumlah alat pelindung diri (APD) berupa masker dan hand sanitizer yang diperuntukkan bagi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

SEJARAH Persib Bandung 28 April: Menang di Semarang Berkat Gol Gonzales dan Eka Ramdani

"Bantuan sembako yang dibagikan sekitar enam ribu paket dan kami bagikan secara bertahap, agar tidak terjadi pengumpulan massa. Kondisi seperti ini (pandemi Covid-19) membuat kami terpanggil dan peduli untuk dapat memberikan manfaat bagi sesama," katanya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved