Ada Potensi Penurunan Produksi, Kemendag Pastikan Stok Beras Aman Saat Puasa dan Lebaran

Ada potensi penurunan produksi, Kemendag pastikan stok beras aman saat puasa dan Lebaran.

tribunjabar/ahmad imam baehaqi
Ilustrasi stok beras. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Kementerian Perdagangan menjamin stok barang kebutuhan pokok (bapok) yang dibutuhkan masyarakat cukup selama bulan puasa Ramadan dan Lebaran 2020.

Khususnya stok nasional beras berdasarkan laporan Perum Bulog dan Kementerian Pertanian tercatat sebesar 3,3 juta ton.

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Suhanto dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI belum lama ini mengatakan, Kementerian Perdagangan menjamin stok beras aman selama bulan puasa Ramadan dan menjelang Lebaran 2020.

"Pemerintah akan bekerja keras menjaga stok beras dapat tercukupi dengan harga stabil agar masyarakat tidak perlu khawatir dan dapat menjalankan ibadah puasa dengan khidmat,” kata Suhanto dikutip Tribun dari siaran pers Kemendag, Selasa (28/4/2020).

Pemerintah memiliki stok nasional beras sebesar 3,3 juta ton yang terdiri atas stok di Perum Bulog sebesar 1,39 juta ton, stok di penggilingan sebesar 1,2 juta ton, stok di pedagang sebesar 728 ribu ton, stok di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) sebesar 30.620 ton, dan stok di Lumbung Pangan Masyarakat binaan BKP sebesar 2.939 ton.

Sedangkan berdasarkan data Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian pada Maret–Agustus 2020 potensi produksi beras dalam kondisi normal sekitar 19,8 juta ton.

Suhanto mengatakan, saat ini terdapat potensi penurunan produksi sekitar 10 persen. Sehingga produksi Maret–Agustus 2020 diasumsikan menjadi sekitar 17.852.267 ton dan ketersediaan beras menjadi 21.366.003 ton.

“Dengan kebutuhan 15.099.845 ton, maka masih terdapat surplus
6.266.158 ton yang diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga bulan November 2020. Selain itu, sebagian besar sentra produksi telah memasuki panen raya dan diperkirakan akan selesai pada Mei 2020, " katanya.

Meski Gelombang Tinggi, Nelayan di Sukabumi Memaksakan Diri Tetap Melaut

Penulis: Siti Fatimah
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved