Sabtu, 11 April 2026

12 Ribu Keluarga Sudah Terima Bantuan Pemprov Jabar, 900 Keluarga Mengembalikan

Emil mengatakan pihaknya terus menyempurnakan data penerima bansos. Di samping itu, penyaluran pun bansos terus dilakukan.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Giri
istimewa
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menyalurkan paket bantuan sosial (bansos) untuk 12 ribu keluarga terdampak Covid-19 di seluruh Jabar. Pemerintah pun terus berupaya menyempurnakan keakuratan data penerima bantuan.

"Yang sudah disalurkan ada 12 ribuan keluarga dan yang dikembalikan ada 900-an. Mayoritas sudah banyak diterima atau 99 persen yang menerima dengan baik," kata Emil, sapaan Ridwan Kamil, di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (28/4/2020).

Emil mengatakan pihaknya terus menyempurnakan data penerima bansos. Di samping itu, penyaluran pun bansos terus dilakukan.

"Begitu banyak warga yang terdampak di Jabar. Dari target kami 40 persen, ternyata yang meminta bansos mencapai 63 persen dari jumlah penduduk yang mendekati 50 juta jiwa. Data 63 persen warga baru beres subuh tadi. Jadi untuk yang belum, sedang dalam proses penyaluran," ucapnya.

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jabar hingga kini sudah mengeluarkan anggaran sebesar Rp 1,2 triliun untuk penanggulangan Covid-19. Dana itu dipakai untuk pengadaan bansos dan alat kesehatan.

"Dan anggaran penugasan gugus tugas," ucapnya.

Bantuan sosial senilai Rp 500 ribu per keluarga dari Pemerintah Provinsi Jabar merupakan satu dari sembilan pintu bantuan kepada warga terdampak pandemi Covid-19.

Sembilan pintu itu adalah kartu program keluarga harapan (PKH), kartu sembako, bantuan sosial (bansos) dari presiden untuk perantau di Jabodetabek, dana desa (bagi kabupaten), kartu prakerja, bantuan tunai dari Kemensos, bansos provinsi, serta bansos dari kabupaten/kota.

Ternyata Ada Orang yang Tak Bolehin Iis Dahlia Hilangkan Kumis, Ciri Khasnya Selama Ini

Lepas dari Persib Bandung, Ini Tiga Pemain Asing yang Kesulitan Dapat Tim Baru

Selain itu, Pemerintah Provinsi Jabar menggagas Gerakan Nasi Bungkus atau Gasibu yang bertujuan untuk memastikan semua masyarakat Jabar dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Meski begitu, bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah berbeda nilai, jenis, waktu penyebaran dan mekanismenya.

SEJARAH Persib Bandung 28 April: Menang di Semarang Berkat Gol Gonzales dan Eka Ramdani

"Akan kami bantu, pintunya ada sembilan pertolongan, namun tanggung jawab kami ada di dua pintu yaitu bansos provinsi dan Gasibu. Sisanya bantuan dari pusat dan kota/ kabupaten," kata Emil. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved