Persib Bandung

Robert Sebut Pemotongan Gaji Pemain yang Diputuskan PSSI Terlalu Besar

Persatuan Sepakbola Indonesia ( PSSI) memutuskan untuk memberikan keringanan kepada klub membayar gaji di tengah pandemi corona.

Tribun Jabar/Ferdyan Adhy Nugraha
Robert Alberts dalam sesi konferensi pers setelah pertandingan Arema FC vs Persib Bandung di Stadion Kajuruhan, Malang, Minggu 8/3/2020). Tuan rumah kalah 1-2. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferdyan Adhy Nugraha

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Persatuan Sepakbola Indonesia ( PSSI) memutuskan untuk memberikan keringanan kepada klub membayar gaji di tengah pandemi corona.

Klub diperbolehkan membayar gaji pemain sebesar 25 persen dari yang seharusnya diterima.

Hal ini mendapat respon dari Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, yang menyebut.

Mahasiswi Pulang Kampung, Tularkan Covid-19 pada Puluhan Orang, dan Buat Kotanya Lockdow

"Bahwa potongan itu sangat besar. Dan tentu saja kita satu-satunya negara yang gajinya dipotong sampai 75%. Potongan yang besar," ujar Robert Alberts di akun Youtube pribadinya, Senin (27/4/2020).

Menurut pelatih asal Belanda ini, di negara lain, klub dan pemain berdebat soal pemotongan gaji.

Namun di Indonesia, tidak ada perdebatan positif yang bisa jadi jalan tengah antara klub dan pemain.

"Tentunya itu potongan yang sangat besar untuk beberapa orang dan karena itu kita juga berharap liganya akan berlanjut secepat mungkin," katanya.

Liga 1 Bakal Diganti Turnamen? Begini Kata Pelatih Persib Bandung

Di samping itu, mantan pelatih Arema FC dan PSM Makassar ini mengajak kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan.

"Tetap positif, tetap di rumah, tetap jaga jarak, tetap fit, tetap sehat dan saya harap kita bisa bertemu lagi secepatnya di stadion," ucapnya.

Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved