Breaking News:

Tim Tuntut Subsidi karena Ada Pertandingan Bulan Maret, Tunggu Kepastian Kelanjutan Liga 1

Ruddy mewakili manajer lain meminta adanya kejelasan kelanjutan kompetisi karena hal tersebut berhubungan dengan cash flow dan planing budget.

kompas.com
GM Arema FC, Ruddy Widodo, 

TRIBUNJABAR.ID, MALANG - Tim-tim  yang bertarung di Liga 1 2020 menantikan kejelasan subsidi bulan Maret yang menjadi polemik. Meskipun tidak diberikan penuh, pihak tim merasa layak mendapatkan subsidi bulan Maret karena masih ada pertandingan yang bergulir.

Hal ini yang sedang coba diperjuangkan oleh pihak klub.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, mendapat kabar bahwa kompetisi Liga 1 2020 akan dimulai kembali saat situasi benar-benar aman. Artinya, keberlangsungan Liga 1 2020 semakin abu-abu karena belum tentu kompetisi akan kembali pada pada 1 Juli.

Ruddy mengatakan, kabar tersebut sudah menyebar dan memantik gelombang kekecewaan dari manajer tim-tim lain. Kendati demikian, manajer-manajer tersebut pada akhirnya tetap patuh pada apa pun keputusan dari pihak federasi. Di sisi lain masalah penundaan kompetisi menjadi satu dari sederet masalah yang sedang dihadapi tim dan federasi.

"Oke, sepak bola sudah berhenti, tetapi Maret ini kan kami sudah bertanding. Karena pembayaran pertama kan bulan Februari, kemudian liga mulai akhir Februari sampai medio Maret," kata Ruddy Widodo. "Jadi, kami minta berapa persen untuk dibayarkan subsidi itu karena jika itu direalisasi akan sangat membantu untuk ke depan," sambungnya.

Selain masalah subsidi, Ruddy mewakili manajer lain meminta adanya kejelasan mengenai kelanjutan kompetisi karena hal tersebut berhubungan dengan cash flow dan planing budget.

Tim tentu membutuhkan jadwal yang pasti sehingga bisa membangun skema pendapatan pengeluaran dengan saksama. Terlebih hal ini juga melibatkan tanggung jawab tim dengan pihak sponsor.

"Kalau berhenti total apa solusinya, kalau dilanjutkan kapan mulainya. Memang federasi juga kesulitan karena acuan mereka adalah BNPB. Namun, bagaimana lagi tim sepak bola kan sekarang sebuah korporasi atau PT yang harus ada budgeting, pengajuan direksi yang membutuhkan waktu. Jujur saja selama ini, itu yang membuat bingung oleh teman-teman yang lain," katanya.

Arsenal Akan Jalani Latihan Lagi, Pemain Tidak Diperbolehkan Mandi dan Makan Siang

Selain dari sisi manajerial, pelatih dan pemain pun juga menutut kejelasan kelanjutan kompetisi, terutama pelatih sebagai pihak yang bertanggung jawab atas performa tim di lapangan.

Hari Belanja Brand Lokal, Jalan Mendukung Brand Lokal Tetap Eksis di Tengah Krisis karena Corona

Pria asal Madiun tersebut pun mengakui sempat ada pertanyaan dari tim pelatih. Namun, dia untuk saat ini tidak bisa memberikan jawaban pasti.

"Tidak hanya itu, manajemen pun bingung menanggapi pertanyaan dari pemain dan pelatih. Contoh kemarin saya bertemu dengan Mario Gomez, tidak bisa menjawab. Karena sama, pelatih pun juga mempunyai pogram latihan, sedangkan di manajerial kan harus mem-planning budget dan segala macamnya," katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Soal Kompetisi dan Subsidi, Tim Liga 1 Butuh Kejelasan dari Federasi", https://bola.kompas.com/read/2020/04/26/13200098/soal-kompetisi-dan-subsidi-tim-liga-1-butuh-kejelasan-dari-federasi?page=2.

Editor: Giri
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved