Geger Warga Cianjur Kelaparan di Jakarta, Begini Kronologi yang Didapat Pihak Kepolisian

M nekat mem-posting tentang kelaparan sebagai bentuk protes terhadap Pemda DKI agar menegur perusahaannya PT SAP.

Geger Warga Cianjur Kelaparan di Jakarta, Begini Kronologi yang Didapat Pihak Kepolisian
TRIBUN JABAR/FERRI AMIRIL MUKMININ
Ilustrasi perkampungan di Cianjur selatan.

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukmini

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Warga Cianjur yang sempat kelaparan karena hanya makan sehari sekali saat berada di Jakarta ternyata kini sudah berada di rumahnya di Cianjur selatan.

Kapolsek Tanggeung, Iptu Nasution, sudah mengklarifikasi kabar tersebut.

Pihaknya langsung mengecek ke alamat Pasirjambu, Kecamatan Tanggeung, karena warga tersebut mengaku kelaparan saat ditelepon pada satu acara televisi swasta.

"Saya sudah mengecek rumah saudara M (30) pada Kamis (23/4/2020) pukul 17.30 WIB, yang berada di Desa Pasirjambu, Kecamatan Tanggeung, Kabupaten Cianjur," ujar Nasution melalui sambungan telepon, Minggu (26/4/2020).

Nasution mengatakan, M bekerja di sebagai konsultan pengerjaan jalan di Jakarta sejak 2016.

Lalu sekitar April 2020, semua pekerjaan yang dikerjakan oleh perusahaan tersebut dihentikan sehingga berdampak terhadap gaji dan penghasilan M. Ia belum mendapatkan gaji karena proyek belum selesai.

Menurut Nasution, Kepala Desa Pasirjambu, S Nirwan, menerangkan bahwa M tidak dapat bantuan program dari pemerintah seperti program PKH. Penyerbabnya karena M dulunya memiliki penghasilan yang cukup.

Namun ibunya mendapatkan bantuan program dari pemerintah berupa PKH dan sembako.

"Saat ini oleh pemerintah setempat diajukan bantuan dari dana desa terkait dampak penyebaran Covid-19," katanya.

Halaman
123
Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Sugiri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved