Selasa, 28 April 2026

Pergi dari Rumah, Mahasiswa Asal Padang Tinggalkan Surat Merantau, Disebut-sebut Ada di Bandung

Rival Dilla Rahmat Illahi (24), mahasiswa semester akhir Universitas Andalas Padang dilaporkan

Penulis: Ery Chandra | Editor: Ichsan
istimewa
Rival Dilla Rahmat Illahi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Rival Dilla Rahmat Illahi (24), mahasiswa semester akhir Universitas Andalas Padang dilaporkan meninggalkan rumah sejak 6 Februari 2019.

Sebelum meninggalkan rumah, Rival menitipkan sepucuk surat yang menyatakan keinginannya untuk merantau.

Tetangga Rival yakni, Sri Hastuti Nurman (26) sempat membagikan informasi soal kepergian Rival melalui media sosialnya hari ini. Bahkan mentautkan tiga akun media sosial.

"Keterangan pastinya belum tahu. Kabarnya pergi dari rumah menulis surat. Katanya ada di Bandung atau Singaparna. Saya sempat cek di Linkedin tertera di NTT (Nusa Tenggara Timur) dan Mc Donald's," ujar Sri saat dihubungi Tribun, melalui ponselnya, di Kota Bandung, Sabtu (25/4/2020).

Awal Ramadan, ATM Beras Polresta Cirebon Kembali Dioperasikan untuk Bantu Warga

Sedangkan, kerabat Rival, Suhartina (45) menuturkan saat meninggalkan rumahnya di Gurun Panjang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat sempat terlihat dijemput temannya menggunakan mobil APV menuju bandara. Secara diam-diam, menaruh surat di kursi rumah.

"Inti isi surat mau bilang kerja di luar dan minta maaf. Soal kuliah enggak usah dipikirkan, nanti akan diselesaikan. Saya dengar mungkin ada masalah di kampus. Setelah di cek, punya utang Rp 2 juta dengan temannya dan itu sudah dibayar oleh orangtuanya," katanya.

Menurut Suhartina, terbaru empat bulan lalu ada seseorang menelpon. Mengaku temannya menghubungi keluarga. Hanya menyampaikan bahwa Rival telah bekerja di Bandung dan sibuk.

"Sampai sekarang enggak ada kabar lagi. Tapi masih simpang siur, belum tahu dimana. Ada bilang di Bandung, Singaparna bahkan NTT," ujarnya.

UPDATE Covid-19 di Indonesia Sabtu 25 April 2020, Positif 8.607, Sembuh 1.042, Meninggal 720 Orang

Mewakili ayah dan ibunya, Khaidir (50) dan Roslina (54), Suhartina berharap anak pertama dari dua bersaudara itu bisa lekas kembali ke tempat asalnya. Apabila belum bisa minimal memberikan kabar.

"Seenggaknya mengabarkan kondisinya dan dimana. Mengingat ibunya juga sakit sekarang," kata Suhartina.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved