Breaking News:

Ini yang Harus Kamu Tahu tentang Larangan Mudik, dari Denda sampai Penyekatan Tol

Bagi mereka yang melanggar aturan larangan mudik ini akan mendapatkan sanksi yang berlaku efektif pada 7 Mei 2020

Editor: Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID - Mulai hari ini, Jumat (24/4/2020), pemerintah resmi memberlakukan larangan mudik.

Penerapan pembatasan transportasi umum maupun kendaraan pribadi yang mulai berlaku pada hari ini.

 Keputusan tersebut dibuat untuk menekan dan menghindari penyebaran Covid-19 di masyarakat.

JADWAL IMSAK dan BUKA PUASA Ramadhan Hari Kedua di Bandung Raya, Berikut Keutamaan & Link Imsakiyah

Dilansir dari Kompas.com, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang juga Menteri Perhubungan Ad Interim Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, larangan mudik berlaku untuk sejumlah daerah.

Daerah-daerah itu di antaranya Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek), serta daerah yang menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), dan daerah yang telah ditetapkan sebagai zona merah Covid-19.

 
Bagi mereka yang melanggar aturan larangan mudik ini akan mendapatkan sanksi yang berlaku efektif pada 7 Mei 2020

Tanggapan Staf Presiden Soal Mudik dan Pulang Kampung yang Dinilai Beda oleh Jokowi

Berikut hal-hal yang perlu diketahui soal larangan mudik:

1. Tol tidak ditutup, tetapi dibatasi
Selama berlakunya aturan larangan mudik, tidak ada penutupan jalan tol.
Beberapa kendaraan yang mengangkut bahan pangan dan logistik, serta yang terkait dengan kesehatan dan perbankan masih boleh melintasi jalur tersebut.

Kemenhub bersama seluruh jajaran Kemenhub, Polri, TNI, kementerian, dan lembaga akan melakukan langkah-langkah persiapan teknis di lapangan termasuk memastikan agar pengangkutan logistik tidak mengalami suatu hambatan.

Meski tidak ditutup, penggunaan jalan tol tetap dibatasi. 

Halaman
123
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved