Nestapa Opang Saat Pandemi Virus Corona, Berharap Ada Bantuan Pemerintah

Hanya pendataan, realitanya belum ada. Kawan-kawan di sini ingin ngomong dari hati ke hati.

Penulis: Ery Chandra | Editor: Giri
Tribun Jabar/Ery Chandra
PENGEMUDI ojek pangkalan menunggu penumpang di Alun-alun Ujungberung, Kota Bandung, Kamis (23/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ery Chandra

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Tukang ojek pangkalan atau opang tampak masih menanti penumpang di sekitar Alun-alun Ujungberung, Kota Bandung, menuju petang, Kamis (23/4).

Mereka tetap beraktivitas seperti biasa meski di tengah pandemi corona. Mereka pun mengenakan masker untuk menghindari paparan virus mematikan itu.

Tanpa mau diwakilkan, mereka secara serentak menyampaikan kondisi penghasilan yang diperoleh saat ini sangat memprihatinkan. Sayang, mereka belum menerima bantuan sosial dari pemerintah.

Koordinator Opang Ujungberung, Teten Munawar (36), menyampaikan curahan hatinya. Dia mengatakan, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dan jajarannya harus mengetahui kondisi 450 opang di Ujungberung.

"Bapak Gubernur, kami mau mengungkapkan curahan hati yang paling dalam. Opang paling duluan, sebelum ojek lain lahir. Masa kami tak dapat bantuan saat bencana ini?" ujar Teten kepada Tribun melalui ponsel, Kamis (23/4/2020).

Mewakili opang di seluruh Ujungberung, dia memohon pemerintah menyalurkan bantuan kepada pengemudi opang.

"Kami rasakan pahit sekarang. Coba tengok keadaan kami di sini. Sebelum ada virus corona, bisa memperoleh Rp 100 ribu. Sekarang Rp 10 ribu masih mending," katanya.

Warga Kampung Pasir Tengah, RT 4/4, Desa Jatiendah, Kecamatan Cilengkrang, itu belum mendengar soal sosialisasi bantuan dari pengurus kewilayahan. Tapi, dua minggu lalu datang aparat kemanan setempat meminta berkas-berkas kepada opang.

"Hanya pendataan, realitanya belum ada. Kawan-kawan di sini ingin ngomong dari hati ke hati," ujarnya.

Update Covid-19 di Kuningan, Enam Orang Dinyatakan Positif, Satu Meninggal

Persib Bandung Harusnya Jamu Bali United Malam Ini, Harapan Bisa Ubah Catatan Tak Pernah Menang

Menurutnya, di tengah pembatasan sosial berskala besar, tetap ada opang Ujungberung berusaha mengais rezeki untuk sesuap nasi.

"Yang lain drop enggak aktivitas. Kami mohon baik dari terbaiknya, apa saja bantuan yang bisa menolong keluarga kami," katanya. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved