Hasil Tes Swab 2 dari 20 PDP Covid-19 yang Meninggal di Indramayu Sudah Keluar, Ini Hasilnya
Tidak hanya kepada PDP meninggal, rapid test juga dilakukan terhadap seluruh PDP yang sekarang masih dirawat intensif di ruang isolasi RSUD Indramayu.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu mencatat sudah ada sebanyak 20 Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang meninggal dunia hingga 21 April 2020.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Indramayu, Deden Bonni Koswara mengatakan, dari 20 PDP yang meninggal tersebut 2 orang di antaranya dinyatakan negatif virus corona berdasarkan tes swab tenggorokan.
"Sisanya kita masih menunggu hasi tes swab tenggorokan dari Labkesda Provinsi Jawa Barat," ujar dia kepada Tribuncirebon.com, Rabu (22/4/2020).
Kendati demikian, disampaikan Deden Bonni Koswara, pihaknya pun sudah melakukan rapid test terhadap seluruh PDP yang meninggal tersebut.
Hasilnya tidak ada reaktif, sehingga seluruhnya dinyatakan negatif Covid-19.
Tidak hanya kepada PDP meninggal, rapid test juga dilakukan terhadap seluruh PDP yang sekarang masih dirawat intensif di ruang isolasi RSUD Indramayu.
• Daftar Terbaru Harga Smartphone atau HP Samsung, dari Galaxy M31 hingga S20 Ultra
"Yang lain kita rapid termasuk PDP meninggal dan dirawat, hasilnya negatif," ujar dia.
Sementara itu, berdasarkan update data penyebaran Covid-19 di Kabupaten Indramayu per tanggal 21 April 2020 tercatat ada sebanyak 64 orang masuk dalam kategori PDP Covid-19.
Dari sebanyak 64 PDP tersebut, sebanyak 20 orang meninggal dunia, dan sebanyak 10 orang sudah selesai masa pengawasan.
• PSBB di Bandung Raya, Grab Nonaktifkan GrabBike, GrabCar Masih Beroperasi
Sisanya sebanyak 34 orang PDP masih dalam tahap pengawasan.
