Tepat di Hari Kartini, 3 Perempuan Harus Masuk Ruang Isolasi RSUD Ciamis

Tepat di Hari Kartini, tiga perempuan harus masuk ruang isolasi RSUD Ciamis.

tribunjabar/andri m dani
Dr Bayu Yudiawan juru bicara Gugus TUGAS PIK Covid 19 Ciamis 
TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS - Bertepatan dengan Hari Kartini, Selasa (21/4/2020), jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Ciamis bertambah tiga orang dari 22 orang menjadi 25 orang.
Ketiga orang PDP baru tersebut adalah ibu-ibu.
Di hari Kartini, tiga orang ibu-ibu di Ciamis masuk ruang isolasi khusus RSUD Ciamis.

“Ketiga orang PDP baru tersebut, semuanya perempuan dewasa. Dari kecamatan yang berbeda,” ujar juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Ciamis, dr Bayu Yudiawan MM kepada Tribun, Selasa.

Menurut dr Bayu, ke-3 PDP baru tersebut kini dirawat di ruang isolasi khusus RSUD Ciamis.

Dua orang sebelumnya berstatus orang dalam pemantauan (ODP). Sedangkan seorang lagi PDP pindahan yang sebelumnya dirawat di ruang isolasi RSUD Kota Banjar, karena ruang isolasi RSUD Kota Banjar penuh, PDP tersebut dirujuk ke RSUD Ciamis.

Dan yang menarik ketiga PDP baru tersebut, kata dr Bayu Yudiawan berhubungan langsung dengan pemudik.

Seorang adalah pemudik dan dua lainnya adalah warga lokal yang kedatangan tamu keluarganya yang baru mudik dari daerah zona merah.

“Ke-3 PDP baru tersebut, seorang adalah pemudik dan dua lainnya adalah orang yang kontak dekat dengan pemudik (keluarganya),” katanya.

Dari total 25 PDP yang terdata sampai Selasa pukul 12.00 menurut dr Bayu, sebanyak 17 orang sudah menyelesaikan masa PDP-nya. Delapan orang lainnya masih menjalani masa PDP.

Dan  dari 17 orang PDP yang sudah menyelesaikan masa PDP-nya tersebut, 12 orang sembuh dan lima orang lainnya meninggal dunia.

Gugus Tugas Covid-19 Ciamis juga sudah merilis sebaran ancaman penularan Covid-19 di 37 wilayah kerja puskesmas.

Dari 37 wilayah kerja puskesmas menurut dr Bayu baru satu wilayah kerja puskesmas yang masuk zona merah.

“Di wilayah kerja puskesmas tersebut terdapat dua orang terkonfirmasi positif Covid-19. Seorang sudah sembuh, seorang lagi masih menjalani isolasi mandiri,” ujar dr Bayu.

Tujuh wilayah kerja puskesmas masuk zona kuning dan sembilan wilayah kerja puskesmas lainnya masuk zona abu-abu (ditemukan positip hasil rapid test (RDT), serta dua puluh wilayah kerja puskesmas lainnya masih kategori dalam zona hijau.

Oded Ucapkan Terima Kasih, P4TK IPA dan P4TK TK-PLB Jadi Rumah Singgah Tenaga Medis

Penulis: Andri M Dani
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved