Bupati Cirebon Meminta Masyarakat Salat Tarawih di Rumah Selama Ramadan

Bupati Cirebon meminta masyarakat salat Tarawih di rumah selama Ramadan.

Tribun Cirebon/Imam Baehaqi
Bupati Cirebon, Imron Rosyadi (kedua kanan), saat meninjau pelaksanaan rapid test di Stadion Watubelah, Jalan Fatahillah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (28/3/2020). 
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi
 
TRIBUNCIREBON.COM, CIREBON - Bupati Cirebon, Imron Rosyadi, meminta masyarakat Kabupaten Cirebon melaksanakan salat Tarawih di rumah masing-masing selama Ramadan.
 
Sebab, salat Tarawih berjamaah di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang dinilai rentan terjadi penyebaran virus corona.
 
Terlebih bulan Ramadan segera tiba dalam beberapa hari ke depan sehingga masyarakat diminta lebih waspada.
 
Bahkan, menurut Imron, Pemkab Cirebon juga telah menggelar rapat bersama MUI, tokoh agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), dan lainnya untuk membahas pelaksanaan ibadah selama Ramadan.
 
"Hasilnya masyarakat diminta salat Tarawih di rumah masing-masing, jangan di masjid atau musala," kata Imron Rosyadi saat ditemui di Kantor Bupati Cirebon, Jalan Sunan Kalijaga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Senin (20/4/2020).
 
Ia mengatakan, berdasarkan hasil rapat itu Pemkab Cirebon memutuskan untuk meniadakan sementara salat Tarawih berjamaah.
 
Imron memastikan seluruh pihak yang hadir dalam rapat tersebut telah menyepakati keputusan itu.
 
Karenanya, masyarakat Kabupaten Cirebon diminta tidak melaksanakan salat Tarawih berjamaah di masjid dan musala.
 
"Bisa salat Tarawih di rumah berjemaah dengan keluarga, tapi disarankan jaga jarak," ujar Imron Rosyadi.
 
Pihaknya mengaku khawatir jika masyarakat tetap melaksanakan salat Tarawih berjamaah di musala maupun masjid.
 
Pasalnya, kerumunan orang semacam itu berpotensi membuat penyebaran Covid-19 menjadi tidak terkendali.
 
Padahal, menurut dia, masyarakat harus berperan aktif membantu pemerintah mencegah penyebaran virus corona.
 
"Keputusan ini juga sesuai arahan dari pemerintah pusat dan MUI, kami berharap masyarakat mengikutinya," kata Imron Rosyadi.
Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved