Imbas Corona, Jelang Ramadan Tahun Ini, Tak Ada Festival Nasi Liwet di Ponpes Darussalam Ciamis

Sudah menjadi tradisi setiap menyambut bulan Ramadan, Pondok Pesantren Darussalam Ciamis

tribunjabar/andri m dani
Imbas Corona, Jelang Ramadan Tahun Ini, Tak Ada Festival Nasi Liwet di Ponpes Darussalam Ciamis, 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Sudah menjadi tradisi setiap menyambut bulan Ramadan, Pondok Pesantren Darussalam Ciamis selalu menggelar festival nasi liwet nasional.

Namun menjelang Ramadan tahun 1441 H ini, tradisi lomba memasak nasi liwet tersebut tinggal kenangan.

“Ramadan kali ini tidak ada festival nasi liwet. Kondisi tidak memungkinkan. Dan santri juga sudah pulang ke daerah asal masing-masing sejak awal April lalu,” ujar Ustaz Ebeg Saefulrahman, seorang dewan guru Pondok Pesantren Darussalam Ciamis, kepada Tribun, Minggu (19/4/2020).

Sebanyak 1.678 santri Pondok Pesantren Darussalam sudah pulang ke kampung asal masing-masing sejak awal April lalu. Kini hanya tinggal 20 santri senior yang bertahan.

Meski ribuan santri sudah pulang ke kampung asal masing-masing, menurut Ustadz Ebeg, mereka tetap belajar secara online lewat e-learning sesuai dengan dengan sekolah masing-masing mulai MTs, Aliyah maupun SMA Plus.

Pasien Positif Covid-19 yang Meninggal di Tasikmalaya, Kerap Bolak-balik ke Jakarta

“Bahkan yang tingkat MTs, sedang menjalani ujian sekolah secara online. Tiap hari ada satu mata ujian. Ujian madrasah sejak Senin (13/4) sampai  Jumat (24/4). Ujian berlangsung secara online mulai pukul 08.00 sampai 12.00,” ujarnya.

Selain santri sudah pulang ke kampung asal masing-masing, menurut ustadz Ebeg, festival nasi liwet tak mungkin dilakukan karena akan mengundang kerumunan orang.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, antara 3 atau 4 hari menjelang masuknya bulan Ramadan, keluarga besar Pondok Pesantren Darussalam selalu menggelar tradisi festival nasi liwet nasional.

Yang biasanya diikuti sekitar 1.500 santri yang dibagi atas 50 kelompok. Tiap kelompok ada 30 santri yang berbagi tugas, mulai dari penyedia/pembeli bahan, kemudian juru masak dan juru hiding (penyaji).

Halaman
12
Penulis: Andri M Dani
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved