Imbas Covid-19, Pemerintah Akan Beri Perlindungan Sosial Bagi Pelaku Usaha Wisata & Ekonomi Kreatif

Hal tersebut diungkapkan Menteri Parekraf, Wishnutama, saat memberikan keterangan kepada pers usai Rapat Terbatas (ratas) melalui konferensi video

Tribun Jabar/Syarif Abdussalam
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Dedi Taufik, saat rapat virtual dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemenparekraf), Wishnutama, Kamis (16/4/2020). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah akan melakukan program perlindungan sosial bagi para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan merealokasi anggaran sebesar Rp 500 miliar agar potensinya bisa terus dikembangkan.

Hal tersebut diungkapkan Menteri Parekraf, Wishnutama, saat memberikan keterangan kepada pers usai mengikuti Rapat Terbatas (ratas) melalui konferensi video

”Kami akan berkoordinasi dengan Ibu Menteri Keuangan untuk dapat bisa melakukan bantuan, berbagai macam bantuan terhadap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Juga Bapak Presiden tadi sampaikan stimulus ekonomi untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dan kita meyakini di 2021, karena kondisi work from home ini, pariwisata justru bisa rebound dengan sangat sangat signifikan,” kata Wishnu dalam siaran pers yang dikutip Tribunjabar.id, Sabtu (8/4/2020).

PSBB di Bandung Raya Otomatis Diperpanjang Jika Warga Tetap Membandel, Warga Diminta Disiplin

Menurut Wishnu, Indonesia harus berkompetisi dengan negara lain nanti setelah pasca pandemi Virus Korona (Covid-19) ini berakhir untuk melakukan berbagai macam strategi ke depan. ”Dan kita cukup meyakini bahwa tahun 2021 nanti industri pariwisata dan ekonomi kreatif dan banyak sekali sektor ekonomi kreatif ini yang terkait dengan sektor pariwisata,” katanya.

Jadi saat in, kata Wisnu, walaupun sedang menghadapi pandemi Covid-19, Kementerian Pariwisata tetap melakukan koordinasi dengan berbagai macam destinasi super prioritas dan yang utama untuk tetap mempersiapkan langkah-langkah nanti pada saat dapat melakukan rebound pasca pandemi Covid-19 ini.

Kelas Virtual dan Society Heroes, Bantu Pembelajaran Selama Pandemi Covid-19

Fokus utama kepada hal-hal yang sangat basic di destinasi pariwisata termasuk ke hal-hal yang sifatnya higienitas seperti toilet, kebersihan, keselamatan, dan keamanan.

"Sehingga benar-benar balik ke soal basic dan training mengenai hospitality, jadi fokusnya nanti ke arah sana untuk pasca Covid-19," katanya.

Selain itu, Kemenparekraf akan melakukan berbagai macam program yang sifatnya padat karya. Pihaknya akan explore lebih lanjut, belajar bersama kementerian-kementerian terkait untuk dapat melakukan hal ini, termasuk soal stimulus ekonomi untuk industri pariwisata dan ekonomi kreatif ini agar bisa bertahan melalui situasi yang saat ini terjadi. (siti fatimah)

Penulis: Siti Fatimah
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved