Jumat, 8 Mei 2026

Tidak Bisa Kerja di Rumah, Karyawan Swasta di Bandung Dianiaya Enam Oknum Anggota Ormas

Tidak bisa kerja di rumah, Sandi, karyawan swasta di Bandung dianiaya enam oknum anggota ormas.

Tayang:
Penulis: Mega Nugraha | Editor: taufik ismail
shutterstock
Ilustrasi penganiayaan. 
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pria asal Cibaduyut, Kota Bandung, Sandi Suryo Sudaryadi (44) jadi korban keberingasan oknum anggota organisasi massa di Kota Bandung pada Kamis (16/4/2020) sore.
Pengakuannya, dia dianiaya enam orang berseragam salah satu ormas.
 
Sandi menceritakan, awalnya, ia berada di balik kemudi mobil boks di Jalan AH Nasution, sekitar Ujungberung.
Tiba-tiba, ada tiga motor dikendarai masing-masing dua orang berbuat gaduh. 
 
Ketiga orang itu, kemudian memukul mobil di depan Sandi sehingga tangannya berdarah.
Mobil yang dipukul kemudian pergi. Entah kenapa, tiba-tiba, enam orang itu menghampiri dirinya. 
 
"Ada yang mukul kaca depan mobil orang lain, tangannya berdarah. Tiba-tiba mereka datang ke saya, minta uang buat berobat. Saya enggak kasih, saya mau antar ke rumah sakit saja, tapi mereka malah marah-marah. Saya menepi‎. Pintu kiri saya dibuka lalu mereka memukuli saya," ujar Sandi via ponselnya, Jumat (17/4/2020).
 
Ia berusaha keluar dari mobil untuk melarikan diri.
Setelah keluar, ia tetap dikejar enam orang berseragam tersebut. Sambil berusaha memukulinya ke kepala, wajah hingga badan. 
 
"Saat saya keluar, mereka ngejar, orang-orang ngelihatin saya. Jalanan macet. Saya teriak-teriak minta tolong, tidak ada yang menolong saya. ‎Kepala saya sudah berdarah tapi tetap saja tidak ada yang menolong," ujar dia. 
 
Seingatnya, dia dianiaya selama kurang dari 20 menitan.
Karyawan swasta itu, berada di Ujungberung saat hendak kembali ke kantornya di Jalan Soekarno-Hatta. 
 
"Mereka berhenti menganiaya saya setelah ada dua anggota TNI di Zipur Ujungberung menolong saya, mereka langsung melarikan diri. Kalau enggak ada tentara itu habis saya, soalnya orang-orang tidak pada nolongin, karena mungkin yang aniaya saya orang ormas, pakai seragam khasnya," ucap dia. 
 
Beruntung saat itu, ada temannya melintas dan membawanya ke RSUD Kota Bandung di Jalan Rumah Sakit.
Dia menjalani operasi di kepala karena hantaman benda tumpul.
 
"Tadi ada sedikit operasi di kepala. Katanya polisi sudah menangkap dua orang. Saya sendiri tidak kenal mereka," kata dia. 
 
Sandi, merupakan karyawan swasta dari perusahaan makanan ternama di Jalan Soekarno-Hatta. Dia tetap bekerja di tengah wabah virus corona. 
 
"Karena saya bagian lapangan, yang suplai makanan ke toko-toko. Jadi tidak bisa kerja di rumah. Lagian saat kejadian saya sudah hendak pulang ke kantor," ucap dia.
 
Anggota Satreskrim Polrestabes Bandung menangkap dan menahan dua oknum anggota organisasi massa di Kota Bandung berinisial Ys (39) dan Rr (40) pada Kamis (16/4/2020) malam di rumah mereka masing-masing. 
 
Keduanya diduga terlibat penganiayaan pria asal Cibaduyut, Ss (40) di Jalan AH Nasution pada Kamis (16/4/2020) sore.
Ss merupakan sopir kendaraan boks. Motif penganiayaan berlatar belakang pemerasan. 
 
"Kejadiannya kemarin sore, korban dianiaya. Malamnya, dua orang kami amankan. Korban Ss saat ini di RS Ujungberung," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Bandung, AKBP Galih Indragiri di Mapolrestabes Bandung, Jumat (17/4/2020).
Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved